Yamaha NMax

Sungai Citarum Jadi Lahan Eksplorasi Seniman Lokal dan Dunia

  Jumat, 22 Februari 2019   Nur Khansa Ranawati
Tisna Sanjaya (Facebook Tisna Sanjaya)

LENGKONG, AYOBANDUNG.COM--Sungai Citarum saat ini tengah banyak dibenahi oleh berbagai elemen masyarakat dan pemerintah, terutama yang tergabung dalam satuan tugas (satgas) Citarum. Hal tersebut, dilakukan guna mewujudkan sologan "Citarum Harum" dalam lima hingga tujuh tahun ke depan. 

Peran berbenah tersebut juga salah satunya dilakukan oleh kalangan seniman, terutama di sektor 6 Citarum yang terletak di kawasan Kecamatan Bojongsoang. Pelukis dan budayawan asal Bandung, Tisna Sanjaya adalah salah seorang yang banyak menggerakkan para seniman untuk berkarya di kawasan tersebut.

"Banyak pihak yang datang ke sektor 6, karena di media sosial energi kebaikan dari Citarum dapat disampaikan. Sebenanrya dunia melihat apa yang kita kerjakandi sini," ungkap Tisna saat menjadi pembicara di gelaran seminar nasional "Model Sinegritas Pentahelix, Mewarawat Alam dan Mitigasi Bencana", di Hotel Grand Asrilia Bandung, Jumat (22/2/2019).

Karya yang saat ini telah dapat dinikmati di kawasan tersebut adalah lukisan mural sepanjang 120 meter dengan tinggi 4 meter hasil kolaborasi mahasiswa, seniman, dan tentara.

"Sektor 6 Bojongsoang telah berubah dari sungai yang buruk jadi penuh harapan. Ini juga merupakan simbol tentang kerjasama budayawan, warga,intelektual kampus, pengusaha hingga pemerintah," jelasnya. 

Menurutnya, sebanyak 12 seniman nantinya akan kembali melakukan kolaborasi untuk membuat instalasi patung di oxbow sektor 6 Citarum.

"Sekarang ada 12 seniman yang akan membuat 12 karya seni patung tiga dimensi yang unik dan interaktif di oxbow sektor 6 Citarum," ungakapnya. 

Dijelaskan, tidak hanya seniman lokal, sejumlah seniman mancanegara juga telah menunjukan antusiasme-nya untuk turut serta berpartisipasi melakukan eksplorasi karya seni bertemakan Citarum.

"Teman-teman seniman di luar negeri sangat antusias menciptakan karya-karya seni di sepanjang Sungai Citarum yang terinspirasi kerja gotong royong. Ada seniman lukis, patung, kriya, sastra, teater, film, dan sebagainya tertarik untuk menciptakan karya seni tentang Citarum pada dunia," ujarnya.

Tisna berharap, sektor tersebut dapat menjadi salah satu daya tarik wisata dan pusat kebudayaan Sungai Citarum.

"Sektor 6 kelak akan jadi tempat wusara yang indah. Dimulai dengan lukisan mural, akan terus dieksplorasi jadi karya seni kontemporer dan pusat kebudayaan Citarum," pungkasnya. 

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar