Yamaha

Remaja Putri Tinggalkan Rumah, Diduga Menolak Dijodohkan

  Kamis, 21 Februari 2019   Irpan Wahab Muslim
Hilda Fauziah (18) remaja putri yang meninggalkan rumah diduga karena menolak dinikahkan dengan lelaki pilihan orang tuanya. (Istimewa)

PANCATENGAH, AYOBANDUNG.COM—Seorang remaja putri, Hilda Fauziah (18), meninggalkan rumah sejak November 2018 diduga menolak dinikahkan dengan lelaki pilihan orang tuanya. Hilda yang merupakan warga Kampung Cijambu, Desa Cikawung, Kecamatan Pancatengah, berangkat tanpa pamit kepada kedua orang tuanya Sahik dan Ailah.

Dihubungi melalui sambungan telepon, Ibu kandung Hilda Ailah menuturkan, setelah meninggalkan rumah, ia dan keluarga berupaya mencari keberadaan putrinya tersebut. Upaya yang dilakukan yakni menghubungi teman sekolah Hilda namun belum membuahkan hasil.

Ailah menambahkan, putrinya tersebut meninggalkan rumah dua minggu menjelang dinikahkan dengan lelaki pilihan orang tua. Ailah menduga, Hilda pergi tanpa pamit karena menolak dijodohkan.

AYO BACA : Mahasiswi Telkom University Hilang Misterius

"Hari Minggu 4 November meninggalkan rumah. Memang awalnya mau dinikahkan, dua minggu lagi menuju hari H. Ya, akhirnya pernikahannya tidak terlaksana karena anak saya pergi," kata Ailah, Kamis (21/2/2019).

Setelah mencoba mencari Informasi, kata Ailah, pihak keluarga menyimpan kecurigaan kepada lelaki yang merupakan pacar Hilda. Informasi yang diperoleh keluarga dari teman Hilda saat belajar di Pondok Pesantren Bahrul Ulum, Kecamatan Pancatengah, Hilda berpacaran dengaan seorang lelaki.

"Setahu saya waktu di pesantren anak itu kenal dan ada yang pengen orang Bandung. Nah, kami curiga karena anak saya hilang, si lelaki itu juga tidak ada di pondok. Saya curiga tapi tidak ada bukti. Saya dapat informasi itu dari teman anak saya waktu di pondok," tambah Ailah.

AYO BACA : Nenek 99 Tahun Baru Terima Surat Cinta dari Tunangannya yang Hilang di PD II

Selain meminta informasi dan bantuan kepada teman Hilda, lanjut Ailah, ia dan keluarganya juga melaporkan hilangnya putri tercintanya tersebut kepada Kepolisian Polsek Pancatengah. Pelaporan dilakukan dengan harapan Hilda cepat ditemukan.

Sementara itu, Kapolsek Pancatengah AKP Jonnaedi menuturkan, setelah menerima laporan, anggotanya langsung melakukan pencarian, di antaranya mengecek keberadaan Hilda melalui ponsel, meminta keterangan teman-temannya, dan menelusuri setiap informasi yang diterima.

"Kita sudah lakukan cek pos melalui hp-nya, ke temen temannya juga. Pokoknya setiap ada informasi baru, kita telusuri," papar Jonnaedi.

Diakui Jonnaedi, awalnya di tengah masyarakat muncul dugaan penculikan terhadap Hilda. Namun setelah ditelusuri, Hilda meninggalkan rumah diduga akibat menolak dijodohkan oleh kedua orang tuanya.

"Karena tidak ada yang datang menculik, justru Hilda pergi karena menolak dinikahkan dengan lelaki pilihan orang tua," tambah Jonnaedi.

AYO BACA : Hilang 2 Hari di Hutan, Bocah Ini Diselamatkan Beruang

  Tag Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar