Yamaha Mio S

Survei Indopolling: Di Jabar Jokowi Unggul Tipis dari Prabowo

  Rabu, 13 Februari 2019   Fathia Uqimul Haq
Rilis survei capres-cawapres Indopolling Network di Hotel Horison, Rabu (13/2/2019).(Fathia/ayobandung.com)

LENGKONG, AYOBANDUNG.COM--Pasangan Jokowi dan Ma'ruf Amien unggul tipis dengan elektabilitas sebesar 41,7%. Sementara elektabilitas pasangan Prabowo dan  Sandiaga Uno sebesar 37,9%. 

Sedangkan pemilih yang merahasiakan jawaban dan belum menentukan pilihan  masih sebesar 20,4%. 

Survei  tersebut merupakan hasil simulasi kertas suara yang dilakukan di Jawa Barat dari  temuan Indopolling Network periode Januari 2019. 

"Terlihat persaingan elektabilitas yang sangat ketat antara kedua pasangan capres," kata peneliti Indopolling, Wempy Hadir, Rabu (13/2/2019). 

Wempy memaparkan Jokowi terlihat unggul di zona wilayah Jawa Barat bagian timur atau wilayah Cirebon II.  Terlihat dari  hasil survei pasangan nomor 01 meraih suara 55,3%  sedangkan pasangan 02 sebesar  31.6%. Sementara sisanya 13,2 % tidak menjawab. 

Untuk pasangan Prabowo dan Sandi,  zona wilayah Jawa Barat bagian selatan menjadi kawasan unggul bagi mereka. Berdasarkan hasil survei,  pasangan ini meraup suara 50% sedangkan kubu Jokowi dan Amin hanya 40%. Sisanya pemilih  tidak menjawab. 

"Wilayah Jabar bagian tengah, Jabar barat atau Bandung Raya, dan Jabar utara ini menjadi zona perebutan atau battle ground," katanya.  

Pasalnya, kedua pasangan mendapatkan suara yang beda tipis sehingga belum dapat dipastikan dominan suara di wilayah-wilayah tersebut. 

Di sisi lain, suara berdasarkan usia, kedua pasangan  terlihat mendapatkan suara  yang kontras. Pasangan nomor urut 02 unggul di kelompok pemilih pemula yakni 17-25 tahun dan 56-65 tahun. Sedangkan pasangan nomor urut 01 unggul di kelompok umur 26-35 tahun, 46-55 tahun, dan 65 tahun ke atas. 

"Kelompok umur 36 sampai 45 tahun menjadi segmen perebutan," ujarnya. 

Selain elektabilitas,  survei juga mengungkap elektabilitas partai politik yang bertarung pada Pileg 2019. 

Sementara PDI Perjuangan masih unggul  dengan elektabilitas 20,4%. Disusul  Partai Gerindra 17,2%, dan Partai Golkar 9,7%. 

"Dibandingkan temuan survei lndopolling periode Oktober 2018,  terlihat tren partai pengusung Prabowo Sandi, terutama Gerindra dan PKS mengalami peningkatan elektabilitas,"  ujar Wempy. 

Indopolling melakukan survei  di  Jawa Barat ini kepada 1.200 responden dengan margin of error 2.8%. Sampel menyebar proporsional di seluruh Jawa Barat. Pengambilan data lapangan dilakukan selama periode 21 sampai  27 Januari 2019. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik multistage random sampel. 

Alasannya, Jawa Barat belum dapat dipastikan pemilih dominan. Sehingga  masih jadi wilayah pertarungan. Dengan demikian,  masih ada peluang gerakan poliitik untuk meningkatkan elektabilitas.  

Jawa Barat juga menjadi ceruk suara yang bernilai. Karena 17.5 % suara berada di Jawa Barat. 

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar