Yamaha Lexi

Konflik Gang Apandi Masih Berlanjut

  Selasa, 12 Februari 2019   Anya Dellanita
Perwakilan badan hukum, dan perwakilan ATRBPN Kota Bandung melakukan pertemuan pada Selasa, (12/2/2019). (Anya Dellanita/Ayobandung.com)

BUAHBATU, AYOBANDUNG.COM--Konflik Gang Apandi akan terus berlanjut. Pertemuan yang melibatkan perwakilan warga RW 08, penggugat, perwakilan badan hukum, dan perwakilan ATRBPN Kota Bandung pada Selasa, (12/2/2019) belum menemukan titik terang.

AYO BACA : Apandi, Tuan Tanah yang Namanya Diabadikan Jadi Nama Gang

Setiap pihak yang bersengketa kukuh pada pendiriannya masing-masing. Pihak warga RW 08 Braga yang diwakili oleh kuasa hukumnya, Taufik Kusumah Wicitra, bersikukuh meminta penjelasan mengenai hilangnya gambar Gang Apandi dari peta dan sertifikat yang diterbitkan oleh ATRBPN.

AYO BACA : Sejarah Mengenaskan Gang Apandi

Sedangkan pihak pengugat, Yosafat Winata yang diwakili oleh kuasa hukumnya, Gilang Jalu, tetap mempertahankan argumennya tentang ada tidaknya gambar Gang Apandi pada peta dan sertifikat tidak mempengaruhi status kepemilikan tanah.

Di sisi lain, ATRBPN Kota Bandung menyatakan dalam sertifikat tahun 2018 Gang Apandi tetap ada dalam peta, namun digambarkan tidak memotong bangunan nomor 781-782, hanya melewati saja.

Oleh karena itu, disarankan agar diadakan penelitian ulang di Gang Apandi mulai dari proses pengukuran lahan hingga benar tidaknya memotong bangunan nomor 781-782. Saran tersebut kemudian diterima seluruh peserta mediasi.

Adapun penelitian ulang akan diselenggarakan pada 19 Februari 2019.

AYO BACA : Konflik Cagar Budaya di Gang Apandi

  Tag Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar