Yamaha Lexi

Anak Antisosial Cenderung Berpenghasilan Lebih Rendah Saat Dewasa

  Selasa, 12 Februari 2019   M. Naufal Hafiz
Ilustrasi. (Pixabay)

LENGKONG, AYOBANDUNG.COM—Kepribadian memengaruhi kesuksesan dan kekayaan. Ungkapan itu, salah satunya, terbukti dari hasil penelitian yang dilakukan oleh University of Montreal. Para peneliti tersebut mengungkapkan bahwa anak yang berkepribadian antisosial saat kanak-kanak cenderung memiliki penghasilan yang lebih rendah dari teman-temannya yang normal.

Dikutip dari DailymailSelasa (12/2/2019), mereka yang kurang memperhatikan pelajaran atau tidak berinteraksi dengan teman sekelasnya memiliki penghasilan US$1.300 atau Rp18 juta lebih sedikit dibandingkan teman lainya saat dewasa.

AYO BACA : Sukses Jadi YouTuber, Atta Halilintar Fokus Produksi Konten Ramah Anak

Penelitian ini menganalisis hubungan perilaku siswa saat usia 6 tahun pada 1984 dengan penghasilannya 30 tahun kemudian. Penelitian ini melibatkan 920 anak laki-laki yang berasal dari lingkungan berpenghasilan rendah di Montreal. 

Saat TK, guru mereka diminta untuk menilai empat perilaku, yaitu hiperaktif, kurang perhatian, agresif secara fisik, dan berperilaku prososial.

AYO BACA : 5 Kebiasaan Orang Sukses di Pagi Hari

Pendapatan per tahun anak-anak tersebut di pertengahan usia 30 sebanyak US$28.866 atau 40 juta dengan rata-rata per tahunnya 0 hingga US$142.268 atau Rp2 miliar.

Penilaian ketidakpedulian siswa saat TK ternyata berkaitan dengan pendapatan tambahan hingga US$1.295 atau Rp18 juta pada pendapatan tahunan.

Berdasarkan hasil penelitian, penilaian guru terhadap tingkat hiperaktif, oposisi, dan agresif tampaknya tidak memengaruhi penghasilan di kemudian hari. Namun, perilaku pososial dikaitkan dengan kenaikan rata-rata US$406 atau Rp5,7 juta pada pendapatan tahunan.

Hal tersebut menunjukkan bahwa perencanaan program sekolah sangat penting untuk membantu siswa meningkatkan perilakunya. Dengan begitu, kemungkinan mendapat pendapatan yang besar akan mereka dapatkan saat dewasa. Selain itu, siswa juga membutuhkan dukungan agar berhasil di kelas yang berasal dari lingkungannya bahkan di luar sekolah. (Zeiny Sofiani Margana)

AYO BACA : Steve Jobs Termasuk 5 Orang Terkenal yang Pernah Miskin

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar