Yamaha Aerox

Langgar Aturan, 8000 Alat Peraga Kampanye Diamankan

  Selasa, 12 Februari 2019   Fathia Uqimul Haq
Ketua Bawaslu Kota Bandung Zaky M. Zam Zam. ( Fathia Uqimul Haq /ayobandung.com)

SUMUR BANDUNG, AYOBANDUNG.COM—Lebih dari 8000 alat peraga kampanye telah diamankan Satpol PP Kota Bandung. APK tersebut disimpan di kantor Satpol PP Kota Bandung dan ruang pengawas di beberapa kecamatan. Barang bukti ini terdiri atas spanduk dan baligo. 

Ketua Badan Pengawas Pemilu Kota Bandung Zaky M. Zam Zam mengatakan, pelanggaran ini rata-rata dilakukan oleh pihak ketiga, yaitu mereka yang tidak mengetahui aturan kampanye.

"Sebetulnya sudah disampaikan di setiap rakor dengan peserta pemilu, wilayah mana saja yang tidak diperbolehkan. Karena pemasangan dilakukan oleh pihak ketiga dan enggak ada laporan kepada kami setiap pemasangan, maka kami tertibkan," ujarnya, Selasa (12/2/2019). 

AYO BACA : Pasangan Calon Dilarang Pajang Foto Ini di Alat Kampanye

Kendati telah ditertibkan, biasanya alat peraga kampanye kembali terpasang sembarangan sehingga hal ini menjadi masalah bagi tim Bawaslu. 

Oleh sebab itu, Bawaslu mengimbau supaya tim kampanye, yang menggunakan pihak ketiga, berkoordinasi dengan pihaknya agar dilakukan pemantauan saat pemasangan alat peraga kampanye.

"Pas kalau pemasangan alat peraga kampanye, kami bisa pantau mana tempat yang direkomendasikan dan tidak direkomendasikan oleh KPU," katanya.

AYO BACA : Langgar Zona Putih, Panwaslu Tertibkan Alat Peraga Kampanye

Banyak pula, lanjut Zaky, alat peraga kampanye yang dipaku ke pohon. Padahal hal itu melanggar aturan. 

"Ada kesepakatan alat peraga kampanye hanya ditempel di pohon menggunakan kawat, itu boleh, tapi dari sisi K3 melanggar," ujar Zaky. 

Zaky pun mengimbau supaya tim kampanye tidak memasang alat peraga di transportasi publik. Pasalnya, ada beberapa angkutan umum yang ditemukan telah dipasang iklan kampanye salah satu caleg. 

Alasannya, angkutan umum merupakan transportasi public yang tidak boleh dijadikan media kampanye. 

"Ternyata pemasangan itu dilakukan tanpa ada koordinasi langsung ke atasnya, hanya dengan bayar 50 ribu saja, sudah kami amankan beberapa trayek," ucap Zaky.

AYO BACA : Alat Peraga Kampanye Gado-Gado di Pemilu 2019

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar