Yamaha Lexi

Bahaya ‘Blue Light’ Terhadap Kulit dan Mata

  Selasa, 12 Februari 2019   Fira Nursyabani
Ilustrasi blue lights. (Shutterstock)

LONDON, AYOBANDUNG.COM -- Penggunaan gadget dalam aktivitas sehari-hari telah meningkatkan risiko bahaya blue light. Blue light merupakan sinar yang memiliki gelombang paling pendek dibandingkan sinar lain pada spektrum cahaya.

Semakin pendek gelombang, maka semakin besar energinya. Sehingga blue light sangat berbahaya bagi tubuh kita.

Dikutip dari Dailymail, Selasa (12/2/2019), pancaran dari blue light tidak hanya mengganggu jam biologis dan pola tidur seseorang, tetapi juga dapat merusak kulit dan penglihatan.

Para peneliti dari University of Toledo menemukan bahwa paparan blue light yang berkepanjangan dapat memicu munculnya molekul-molekul beracun yang bisa membunuh sel-sel mata yang peka terhadap cahaya. Hal ini dapat menyebabkan degenerasi macula sebagai penyebab kebutaan.

Penelitian yang dilaporkan dalam Journal Scientific Reports itu juga menemukan bahwa blue light dapat memicu protein pada retina yang merupakan molekul beracun dalam sel fotoreseptor.

Dr Ajith Karunarathne, asisten professor departemen kimia dan biokimia di universitas itu, menjelaskan bahwa bukan rahasia lagi jika blue light bisa merusak penglihatan dengan merusak retina mata.

Selain mengganggu penglihatan, paparan blue light juga dapat mengganggu kesehatan kulit. Sama seperti sinar UV, blue light juga dapat meningkatkan resiko penuaan dini dan merusak kulit.

Dr Jean-Louis Sebag, seorang dokter kulit, telah melakukan penelitian dengan sampel kulit anak muda yang gemar berswafoto (selfie). Penelitian yang dilakukan olehnya fokus pada kulit yang terpapar blue light selama 6 hingga 12 jam.

Dari penelitannya tersebut ditemukan bahwa kerusakan bisa terjadi akibat penuaan sel yang mempengaruhi pigmentasi kulit.

Selain itu, Dr Stefanie Williams, seorang dokter kulit di London juga memaparkan bahwa blue light dapat menembus hingga ke lapisan dermis. Di tempat ini kolagen dan elastin diproduksi, sehingga membuat kulit menjadi tipis dan rapuh. (Zeinny Sofiani Margana)

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar