Yamaha Lexi

4 Gedung Pendidikan Bersejarah di Kota Bandung

  Selasa, 12 Februari 2019   Fathia Uqimul Haq
Salah satu potret gedung bersejarah yang digunakan sebagai lembaga pendidikan. (Fathia Uqimul Haq/ayobandung.com).

SUKASARI, AYOBANDUNG.COM -- Siapa sangka sejumlah gedung di Kota Bandung ternyata memiliki sejarah bagi pendidikan Indonesia. Meski ada beberapa yang tak lagi difungsikan seperti pada awalnya, namun bangunan-bangunan itu masih tegak berdiri.

Kota Bandung tetap merawat dan menjaga bangunan tersebut sebagai bukti akan sejarah pendidikan di masa lampau. Berikut 4 gedung bersejarah di bidang pendidikan yang terdapat di kota ini:

1. Kantor Polrestabes Bandung

Jika Anda melewati Jalan Jawa, di sebelah kiri dari arah Bandung Indah Plaza (BIP) terdapat gedung Kantor Polrestabes Bandung. Ternyata, kantor tersebut merupakan gedung Kweek School, sekolah guru pada masa Hindia Belanda.

Sekolah itu terdiri atas Hollandshe Indische Kweekschool (HIK) atau sekolah guru bantu yang ada di semua kabupaten, Hoogere Kweek School (HKS) atau sekolah guru atas yang ada di Jakarta, Medan, Bandung, dan Semarang, serta Europese Kweek School (EKS) atau sekolah guru atas untuk mengajar di sekolah Belanda yang ada di Surabaya. 

Kantor Polrestabes ini peninggalan gedung HKS yang menerima lulusan sekolah dasar yang diperluas dengan bahasa pengantar Belanda. Lama pendidikannya berjalan 4 tahun. Salah satu lulusan HKS Bandung adalah Ibu Soed.

2. SMA Negeri 3 dan SMA Negeri 5 Bandung

AYO BACA : Mengupas Pendidikan Lampau dan Masa Depan di Museum Pendidikan Nasional

Gedung bersejarah dan tua ini dulunya adalah sekolah Hogere Burger School (HBS) atau sekolah menegah kelanjutan dari Europeesche Logere School (ELS) untuk anak-anak golongan Eropa, bangsawan pribumi, dan tokoh terkemuka. Pendidikannya mengarah ke barat dan menggunakan bahasa Belanda sebagai pengantar.

Lama pendidikannya 3 sampai 5 tahun. Untuk diterima di sekolah ini, seorang murid harus pandai terutama menguasai Bahasa Belanda. Bung Karno merupakan salah satu murid HBS di Surabaya yang nantinya masuk THS atau ITB. Waktu itu HBS hanya ada dua di Jakarta, Surabaya, Bandung, Malang, Medan, dan Semarang. 

3. SMP Negeri 5 Bandung

Gedung SMPN 5 Bandung merupakan bekas gedung MULO atau Meer Uitgebreid Lager Onderwisj yang artinya pendidikan rendah yang diperluas. Sekolah ini lanjutan dari sekolah dasar atau rendah dengan bahasa Belanda sebagai pengantar.

MULO didirikan pertama kali pada 1914. Sekolah MULO diperuntukkan bagi anak golongan Bumiputera dan Timur Asing. Lama belajarnya sekitar 3-4 tahun. Perkembangan sekolah MULO sudah tersebar di setiap ibu kota kabupaten di Jawa, termasuk Bandung.

4. Institut Teknologi Bandung (ITB)

Kampus yang terletak di Jalan Ganeca ini dulunya bernama Sekolah Tinggi Teknik atau Technische Hoogeschool. Pada 3 Juli 1920, Pemerintah Belanda mendirikan pendidikan tinggi pertama yang memenuhi syarat sebagai perguruan tinggi.

Dulu, sekolah ini hanya menerima lulusan HBS dan AMS atau Algemeene Middelbare School dengan lama pendidikan 5 tahun. THS didirikan sebagai pembentukan universitas di Hindia Belanda sesuai dengan meningkatnya tenaga teknik untuk perusahaan swasta saat itu. Salah satu alumni THS adalah Ir. Soekarno. 

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar