Yamaha Aerox

Gara-gara Main Drone, Warga Negara Prancis Ditangkap Polisi Myanmar

  Senin, 11 Februari 2019   M. Naufal Hafizh
Ilustrasi. (Pixabay)

NAYPYIDAW, AYOBANDUNG.COM—Kepolisian Myanmar menangkap seorang warna Negara Prancis, Arthur Desclaux (27), di Naypyidaw akibat menerbangkan pesawat tanpa awak (drone) di dekat gedung parlemen Myanmar, Senin (11/2/2019).

Kota Naypyidaw merupakan salah satu destinasi di Myanmar yang cukup digemari wisatawan asing. Beberapa gedung resmi bergaya tradisional menjadi penarik wisatawan, ditambah gedung-gedung tertentu yang tidak dipakai.

AYO BACA : Tips Bermain Drone bagi Pemula

Dikutip dari Reuters, Senin (11/2/2019), salah seorang polisi wanita Myanmar, Thein Min Htwe, mengonfirmasi penangkapan warga negara Prancis tersebut. Namun, dirinya menolak memberikan keterangan waktu penahanan pria Prancis tersebut.

Sementara itu, media lokal setempat mengatakan, polisi menahan pria itu di sebuah jembatan di pintu masuk kompleks parlemen Naypyidaw pada Kamis (11/2/2019). Dia dituduh mengimpor secara ilegal pesawat tak berawak tersebut.

AYO BACA : Presiden Venezuela Selamat dalam Serangan Drone

Kyaw Naing, seorang pejabat di kedutaan besar Prancis di Yangon, membenarkan bahwa para pejabat konsuler mengetahui penangkapan itu, tetapi menolak untuk memberikan perincian.

Myint Htwe, seorang direktur di Kementerian Hotel dan Pariwisata, mengatakan, drone tidak disebutkan dalam “dos and don’ts” yang ditampilkan di pintu masuk, tetapi importir mungkin memerlukan izin dari departemen pemerintah lainnya.

"Ada pesanan regional (ketika drone dapat diterbangkan) juga ada beberapa area di mana kamu bisa menggunakan drone," tuturnya. (Wildan A. Nugraha)

AYO BACA : Jual Kaus Kaki Bekasnya, Wanita Ini Peroleh Rp1,9 Miliar

  Tag Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar