Yamaha Mio S

5 Tips Foto Kuliner Modal Smartphone Agar Instagramable

  Senin, 11 Februari 2019   Nur Khansa Ranawati
Peserta workshop fotografi The Inspired Table Fish Wow Cheese Bandung. (Nur Khansa Ranawati/Ayobandung.com)

BANDUNG WETAN, AYOBANDUNG.COM--Hobi memfoto makanan ketika sedang bersantap di kafe saat ini bukan lagi hal yang baru. Bahkan, sebagian orang mampu meraup penghasilan dari hobi foto-foto kuliner.

Tak heran, foto makanan yang nampak indah dan menggugah tengah banyak diminati di media sosial. Terutama bila Anda memiliki bisnis kuliner, kemampuan memfoto makanan adalah hal yang seolah sudah tidak bisa ditampik.

Untuk itu, fotografer kuliner sekaligus salah satu pemilik akun @duniakulinerbdg, Victor, berbagi tips dalam mengambil foto makanan yang menggugah, hanya bermodal smartphone: 

1. Produk harus jelas

Pastikan orang yang melihat foto Anda dapat langsung mengetahui produk apa yang Anda foto. Jangan serta-merta berfokus pada estetika foto, namun mengabaikan pesan yang ingin disampaikan dalam foto tersebut. 

"Hal yang terpenting itu produknya harus jelas, jangan sampai kita beri tahu info yang salah," jelasnya ketika ditemui di Fish Wow Cheese Bandung belum lama ini.

Dia mencontohkan, bila Anda hendak memfoto sebuah burger, maka jangan paksakan untuk menfoto burger dari sudut pandang tinggi. Pasalnya, daya tarik burger berada pada tumpukan daging dan rotinya yang hanya dapat dilihat dari samping.

"Burger tuh yang bagusnya kan layer-nya, jadi jangan difoto dari atas, tonjolkan sisi yang bagusnya," jelasnya.

AYO BACA : Photos'Speak, Tuangkan Keresahan Melalui Visual Fotografi

Dia juga mencontohkan produk roti isi, yang mana sulit diketahui isinya bila hanya difoto dalam bentuk roti yang utuh.

"Misalnya roti cokelat, kalau rotinya tidak disobek, ya tidak akan kelihatan isinya. Pastikan juga produknya sudah menarik untuk difoto," ungkapnya.

Tantangan lainnya adalah memfoto produk kuliner lain yang dinilai agak sulit divisualisasikan seperti sate atau soto. Untuk menyiasati ini, Anda dapat menaruh ornamen Padang, misalnya, untuk Sate Padang, atau unsur kedaerahaan lain maupun rempah-rempah untuk memperjelas keterangan produk.

"Tidak ada pakem tertentu, semua makanan berbeda-beda, tapi yang jelas semua harus bisa menangkap produknya apa dan pesan apa yang ingin disampaikan," jelasnya.

2. Gunakan alas yang kontras

Alas makanan yang digunakan untuk foto juga tidak bisa dipilih asal-asalan. Pasalnya, warna yang digunakan akan sangat meentukan hasil keseluruhan foto Anda. Victor mengatakan, upayakan alas makanan yang digunakan memiliki warna yang kontras dengan produk makanan yang akan difoto.

"Alas foto harus lebih kontras dari makanan. Kalau objek foto putih, seperti bakpau misalnya, difoto di piring putih tidak akan menonjol. Tapi bila pakai alas kayu, akan lebih bagus. Produknya akan lebih menonjol," ungkap pria yang memiliki latar belakang pendidikan desain ini.

3. Manfaatkan cahaya alami

AYO BACA : 8 Tips Hasilkan Foto yang Instagramable

Viktor mengungkapkan, waktu favoritnya untuk melangsungkan sesi pemotretan produk kuliner adalah dari pagi hingga sore hari. Pasalnya, dia mengatakan, pada saat tersebut cahaya matahari masih sangat memadai untuk dimanfatakan sebagai natural lighting.

"Hal yang penting itu cahaya, selalu foto dalam keadaan cahaya yang cukup, yaitu dari pagi sampai sore. Sebisa mungkin jangan foto di malam hari kalau kita bukan fotografer prosefional, karena kalau malam harus pakai lampu tambahan," jelasnya.

4. Dekati sumber cahaya

Pun bila Anda terpaksa harus memfoto saat malam hari, terutama untuk kuliner malam, usahkan agar selalu mendekati sumber cahaya. Pasalnya, kamera smartphone pada umumnya tidak seandal kamera profesional dalam meregulasi cahaya.

"Kalau kuliner malam mau tidak mau justru nilai tambahnya dengan menunjukan suasana gelap. Siasatanya bisa memfoto ketika makanan sedang dibakar, atau di bawah lampu-lampu tempat berjualan. Usahakan selalu mendekat pada sumber cahaya," jelasnya.

5. Tambahkan efek dan Interkasi dengan manusia

Efek tambahan pun dapat dimanfaatkan untuk mendapat hasil foto yang lebih menarik dan menggugah. Victor mencontohkan, bila Anda ingin mencitrakan produk minuman dingin yang mampu menghilangkan dahaga, Anda bisa menambah es batu palsu atau dengan mengembunkan gelas terlebih dahulu agar nampak lebih segar.

"Atau, bila Anda hendak memfoto daging, upayakan agar daging terlihat mengilap dan tidak kering," ungkapnya.

Di samping itu, Anda juga dapat menambahkan unsur lain seperti interaksi dengan manusia yang dapat menunjukan keterangan tambahan dari produk yang bersangkutan.

"Kita lihat dulu, makanan nya enak untuk dipakai apa, misalnya dibawa nonton, kumpul-kumpul, atau ngerjain tugas. Usahakan ada interaksi dengan manusia, atau ada foto tangan yang mengambil makanan misalnya," jelas Victor.

AYO BACA : Jiewa Vieri Berbagi Tips Mengambil Foto Instagramable di Kafe

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar