Yamaha Aerox

De Driekleur, Gedung Penyebar Berita Proklamasi di Bandung

  Selasa, 12 Februari 2019   Anya Dellanita
Gedung De Driekleur. (Anya Dellanita/Ayobandung.com)

BANDUNG WETAN, AYOBANDUNG.COM--Di pertigaan Jalan Ir. H. Djuanda (Dago) dan Jalan Sultan Agung, berdiri sebuah bangunan yang masih sangat kental dengan arsitektur gaya art deco ala Belanda. Gedung yang sekarang menjadi sebuah kantor bank swasta ini dulunya pernah menjadi saksi sejarah kemerdekaan Indonesia loh.

Gedung bernama De Driekleur ini dulunya dipakai oleh pemerintahan Jepang sebagai Kantor Berita Domei. Pada tahun 1945, gedung ini berhasil diambil alih oleh para pejuang Bandung untuk menyebarkan berita proklamasi.

AYO BACA : Lapas Banceuy, Monumen Sejarah yang Terlupakan

Dari Kantor Berita Domei inilah berita tentang proklamasi kemerdekaan Indonesia disiarkan dalam Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris, yang segera menyebar ke seluruh Indonesia, bahkan ke seluruh dunia. Bangunan ini kemudian digunakan oleh pemerintah Indonesia sejak tahun 1937 sampai 1950.

Mengutip dari Bandung Heritage, Senin, (11/2/2019), bangunan yang didesain oleh Albert Frederik Aalbers ini juga pernah digunakan sebagai rumah tinggal antara tahun 1950 sampai 1970, dan sebagai markas BRIMOB. Setelah tahun 1970, beberapa bank swasta sempat menggunakan bangunan ini sampai akhirnya dipakai oleh bank BTPN pada awal tahun 2000.

AYO BACA : 5 Hal yang Jarang Diketahui tentang Gedung Sate

Selama perjalanannya, cagar budaya kelas A ini telah mengalami berbagai perubahan penampilan eksterior maupun interiornya. Dari renovasi bangunan yang telah dilakukan pada tahun 2007, terlihat usaha arsitek untuk mengembalikan bangunan ini ke bentuk aslinya, diantaranya:

1. Mempertahankan bentuk eksterior bangunan

2. Membongkar bangunan tambahan di lantai empat

3. Menghindari perubahan struktural

4. Melakukan perubahan visual interior dengan hanya menggunakan bahan semi permanen seperti wallpaper dan plywood untuk dinding serta karpet untuk penutup lantainya. Sehingga bahan bangunan lama masih dalam keadaan utuh.

AYO BACA : Menilik Kisah Gedung Indonesia Menggugat

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar