Yamaha

Cerita Istri Pengusaha Tekstil yang Diduga Korban Mutilasi di Malaysia

  Senin, 11 Februari 2019   Mildan Abdalloh
Meli Rahmawati, istri Nuryanto yang diduga tewas dimutilasi di Malaysia. (Mildan Abdalloh/ayobandung)

AYO BACA : Warga Baleendah Diduga Jadi Korban Mutilasi di Malaysia

BALEENDAH, AYOBANDUNG.COM-- Meli Rahmawati mengaku kaget ketika mendengar kabar suaminya yang juga pegusaha teksti Nuryanto diduga menjadi korban mutilasi di Malaysia.

Ditemui di kediamannya, Kampung Ciodeng, Desa Bojong Malaka, Kecamatan Baleendah, Kabupaten Bandung, Meli mengaku jika suaminya pergi ke Malaysia pada 17 Januari untuk menagih utang.

Tidak ada tanda-tanda atau firasat khusus ketika dia membantu Nuryanto membereskan barang sebelum pergi ke Negeri Jiran.

"Biasa saja, packing (barang) juga sama saya. Dia hanya bilang akan pergi ke Malaysia," tutur Meli, Senin (11/2/2019).

Setelah ada di Malaysia, Nuryanto beberapa kali melakukan kontak dengan keluarga. Hingga akhrinya pada 22 Januari Meli tidak mendapat kabar sama sekali dari suaminya.

"Saat sampai di sana telepon, tanggal 19 juga ngasih kabar. Terakhir nelpon tanggal 21, malam-malam," ujarnya.

Pada 22 Januari, Nuryanto sama sekali tidak menghubungi keluarganya di Baleendah. Meli awalnya hanya menduga kalau suaminya sudah tidur sehingga tidak sempat menghubunginya.

Keesokan harinya, Nuryanto tidak menghubunginya, bahkan nomor teleponnya sudah tidak aktif. Sejak hilang kontak, Meli terus mencoba menghubungi Nuryanto.

"Tapi nomornya tidak aktif," ucapnya.

Hingga akhirnya dia mendapat kabar dari adiknya kalau di Malaysia telah ditemukan mayat yang diduga dimutilasi. Ada sejumlah kecocokan antara mayat dengan Nuryanto.

Pada 4 Februari, adik Nuryanto berangkat ke Malaysia untuk melakukan tes DNA. Sebelumnya, pengacara Nuryanto juga berangkat ke negeri jiran.

"Dari Malaysia saya diminta mengirim foto celana dalam beda-beda merek. Ternyata ada yang cocok, ikat pinggang warna hitam dominan hijau katanya sesuai. Tapi kalau baju enggak kenal, kalau celana iya (cocok) celana panjang standar blue black," tuturnya.

Saat ini pihak keluarga harus menunggu hasil tes DNA untuk mencocokan antara korban dengan keluarga Nuryanto.

"Katanya hasil tes DNA baru keluar paling cepat satu pekan, paling lama satu bulan," katanya.

AYO BACA : Dugaan Mutilasi Warga Baleendah di Malaysia, Masih Menunggu Hasil Tes DNA

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar