Yamaha Aerox

Tuntaskan Masalah Bisnis, Pengusaha Harus Sentuh Digitalisasi dan Berjejaring

  Sabtu, 09 Februari 2019   Dadi Haryadi
Pembukaan Trunojoyo 58 (cafe and coffe shop, coworking space, virtual office, meeting room, distro), Jalan Trunojoyo, Kota Bandung, Sabtu (9/2/2019).(Dadi Haryadi/ayibandung.com)

BANDUNG WETAN, AYOBANDUNG.COM--Kegiatan bisnis kerap terganggu akibat sejumlah permasalahan, di antaranya keterbatasan modal, akses pasar masih sempit, dan kualitas sumber daya manusia yang rendah. Untuk itu, pengusaha harus berani merubah pola pikir menjadi lebih modern.

Ketua Jaringan Pengusaha Nasional (Japnas) Kota Bandung Dendy Akad Buldansyah mengatakan pengusaha saat ini dihadapkan sejumlah tantangan dan masalah baru,  sehingga wajib beradaptasi dengan kondisi milenial.

"Era milenial menuntut pengusaha harus kreatif dan efisien. Karena itu, wajib hukumnya untuk menerapkan digitalisasi dan berjaring," ujarnya usai pembukaan Trunojoyo 58 (cafe and coffe shop, coworking space, virtual office, meeting room, distro), Jalan Trunojoyo, Kota Bandung, Sabtu (9/2/2019).

Dia menjelaskan penerapan sistem digital akan mewujudkan kegiatan bisnis yang efektif dan terarah. Selain itu juga akan melahirkan efisiensi baru karena bisa memangkas sejumlah biaya pengeluaran.

Menurut Dendy, pengusaha sebaiknya berani meninggalkan cara konvensional dan tradisional dalam menjalankan bisnis. Sehingga perubahan mind set diperlukan dengan cara menambah wawasan dan pengetahuan baru.

"Tinggalkan pola-pola lama karena zaman telah berubah. Pengusaha harus beradaptasi dengan segala perubahan yang terjadi saat ini. Kuncinya adalah penerapan digitalisasi," katanya.

Lebih lanjut dia menuturkan pihaknya melalui Truno 58 menyediakan wadah sekaligus ekosistem bagi komunitas digital untuk belajar dan meningkatkan bisnis serta memperluas jaringan.

Selain Japnas, kata Dendy, sejumlah organisasi wirausaha ikut memberikan dukungan yakni Tangan Di Atas (TDA) dan Kadin Jabar. Tidak hanya itu terdapat sejumlah komunitas lainnya yang siap berkolaborasi.

"Pengusaha harus memperluas jaringan, tidak cukup hanya bergaul dengan sesama pebisnis. Kita harus bersinergi dengan pemerintahan, akademisi, komunitas, dan teman teman di media massa," ucapnya.

Sementara itu, Ketua Kadin Jawa Barat Tatan Pria Sudjana mengatakan pihaknya memberikan apresiasi tinggi terhadap kehadiran Truno 58 karena akan memberikan kemudahan bagi para pengusaha.

Pria asal Tasikmalaya yang baru terpilih menjadi Ketua Kadin Jabar periode 2019-2024 ini juga berjanji akan membangun infrastruktur digital di Jabar. Hal ini demi menciptakan pengusaha Juara Lahir Batin.

"Kami akan menjadi mitra Pemprov Jabar. Bersama Pak Gubernur Jabar Ridwan Kamil akan mendorong program Saudagar Jabar sehingga peluang-peluang ekonomi akan didahulukan kepada pengusaha di Jabar," pungkasnya.

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar