Yamaha Lexi

Dugaan Mutilasi Warga Baleendah di Malaysia, Masih Menunggu Hasil Tes DNA

  Jumat, 08 Februari 2019   Mildan Abdalloh
(Pixabay.com)

LENGKONG, AYOBANDUNG.COM-- Pihak polisi Malaysia masih melakukan pemeriksaan tes DNA terkait mutilasiĀ  dua mayat di Sungai Buloh Desa Coalfield Kuala Lumpur yang diduga merupakan warga Baleendah, Kabupaten Bandung.

Dua mayat tersebut diduga Nuryanto pengusaha tekstil asal Baleendah dan temannya yakni Ai Munawaroh alias Nadine.

"Kami masih menunggu hasil tes DNA yang dilakukan oleh polisi Malaysia. Mungkin satu pekan baru keluar hasilnya," tutur Hermawan, pengacara Nuryanto kepada Ayobandung.com, Jumat (8/2/2019).

AYO BACA : Warga Baleendah Diduga Jadi Korban Mutilasi di Malaysia

Menurutnya, berdasarkan petunjuk dari barang yang ditemukan di tempat kejadian perkara (TKP), baju yang dikenakan, ada kesesuaian dengan barang dan baju yang dikenakan Nuryanto dan Ai.

"Dari rekaman hotel, bajunya sesuai. Tapi untuk memastikannya A1-nya tetap menunggu hasil tes DNA," ujarnya.

Saat ini, kata Hermawan, dua orang rekan dari Nuryanto telah diamankan pihak kepolisian Malaysia dan ditetapkan sebagai tersangka. Dua orangĀ  tersebut diketahui memiliki utang kepada Nuryanto.

AYO BACA : Tim Inafis Mulai Periksa Kejiwaan Polisi Mutilasi Anaknya

"Keduanya ada hubungan bisnis dengan klien kami. Jadi ada barang klien kami yang dikirim ke sana dan diterima mereka. Setelah beberapa bulan, klien kami ke sana untuk mengambil uang," katanya.

Saat pergi ke Malaysia, Nuryanto ditemani temannya bernama Ai Munawaroh. Menurut Hermawan, dua orang rekan bisnis Nuryanto di Malaysia tersebut mempunyai utang penjualan kain kepada Nuryanto sebesar Rp2 miliar.

"Saat kemarin itu memang klien kami akan mengambil uang Rp2 miliar, cuman pastinya yang diberikan oleh rekanannya itu tidak tahu berapa," paparnya.

Hermawan melanjutkan, kepastian dari hasil tes DNA sangat dinanti olehnya, mengingat Nuryanto mempunyai kaitan utang-piutang dengan pihak lain.

"Kami juga membutuhkan kepastian dari hasil tes DNA. Di sini juga banyak relasi terkait utang-piutang. (Nuryanto) Ke sana juga karena ditekan juga sama pabrik untuk membayar tagihan," tutupnya.

AYO BACA : KPAI Minta Polisi Mutilasi Dua Anak Dihukum Mati

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar