Yamaha Aerox

Kuliner Bandung: Nongkrong Asik Sambil Diskusi Sejarah di Kopi Museum

  Rabu, 06 Februari 2019   Fathia Uqimul Haq
Segelas Es Latte khas Kopi Museum di Museum Kota Bandung. (Fathia Uqimul Haq/ayobandung.com)

SUMUR BANDUNG, AYOBANDUNG.COM -- Kedai kopi salah satu kuliner di Kota Bandung telah semakin menjamur. Museum Kota Bandung ternyata tak ingin ketinggalan untuk merayakan nikmatnya ngopi dari biji kopi khas Jawa Barat, dengan mempersembahkan Kopi Museum.

Kopi Museum berlokasi tepat di depan Bandung Planning Gallery. Kedai ini dibuka bersamaan dengan peresmian Museum Kota Bandung pada 31 Oktober 2018.

Kepala Museum Kota Bandung, Hermawan Rianto, menjelaskan keberadaan kafe di sini merupakan standar modern sebuah museum. Kafe ini dapat dijadikan tempat bagi para pengunjung untuk berdiskusi setelah menikmati konten sejarah di dalam museum.

Meski tak terlalu luas, Kopi Museum memiliki interior kayu otentik dan pigura bergambar foto hitam putih dari beberapa gedung di Kota Bandung. Pengunjung bisa memilih kursi tinggi dekat dengan barista, kursi empuk di dalam kafe, kursi bundar dengan meja persegi panjang di sebelah kanan kafe, atau kursi dengan payung kayu di depan halaman kafe.

AYO BACA : Menghimpun Memori di Museum Kota Bandung

"Kafe ini buka setiap hari," kata Hermawan, Rabu (6/2/2019). Kopi Museum beroperasi dari pukul 11.00 WIB hingga 23.00 WIB. Sementara pada hari Minggu, kafe ini biasa buka lebih awal, yakni pukul 09.00 WIB.

Kopi-kopi yang disajikan berasal dari biji kopi di berbagai macam daerah. Namun, Kopi Museum mengutamakan biji khas Jawa Barat. Kafe ini menawarkan kopi dengan seduhan manual hingga kopi dengan dasar espresso. "Paling laku yang manual," ungkap Hermawan.

Bagi pencinta latte, cappucino, atau creme brule, Kopi Museum pastinya tak alpa dengan menu tersebut. Mulai dari minuman panas hingga minuman dingin, sang barista bisa menyajikannya di meja bar dari kayu.

Tak perlu khawatir jika Anda tak suka kopi. Di kafe ini pengunjung juga bisa meminum teh atau coklat, serta menyantap camilan seperti cireng rujak, tahu peletok, hingga omelet. "Makanan beratnya ada nasi beef matah, nasi chicken matah, nasi goreng kampung, sampai spaghetti pun ada," paparnya.

Makanannya dibanderol dengan harga mulai dari Rp 15 ribu sampai Rp 27 ribu. Sedangkan harga minuman berada di kisaran Rp 5.000 sampai Rp 27 ribu. "Untuk saat ini minuman semua varian masih harga promo yaitu Rp 15 ribu," ungkap Hermawan.
 

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar