Yamaha NMax

Wanita ini Berpacaran dengan Pesawat Selama 5 Tahun

  Senin, 04 Februari 2019   Nur Khansa Ranawati
Kobke, wanita yang berpacaran dengan pesawat Boeing 737-800 alias Schatz. (MDWfeatures/Michele Kobke)

LENGKONG, AYOBANDUNG.COM—Seorang wanita asal Jerman mengaku telah menemukan kekasih hatinya di bandara Berlin Tegel sejak lima tahun lalu. Bukan seorang pilot atau pramugara, kekasih yang dimaksud adalah sebuah pesawat Boeing 737-800 alias Schatz.

Sang wanita, Michele Kobke (29), mengatakan bahwa dirinya merasa tertarik, terutama pada bagian sayap-sayap pesawat dan thruster—alat pendorong untuk membantu manuver pesawat—.

Kobke sendiri menyimpan model Boeing 737-800 berukuran 1,6 meter serta sejumah potongan komponen asli pesawat tersebut di kamarnya. 

Kobke tampak sangat mencintai benda mati tersebut. Dia  bahkan telah berencana untuk melangsungkan pernikahan.

AYO BACA : 2 Nama Maskapai Baru yang Membuat Anda Tersenyum

"Terakhir kali saya memiliki hubungan dengan pria pada 2011. Namun, rasanya tidak ada cinta di hubungan tersebut. Schatz adalah cinta pertama saya, hubungan paling indah yang bisa Anda bayangkan," ungkapnya sebagaimana dilansir dari Mirror, Senin (4/2/2019).

Kemudian dia bercerita ketika dirinya bertemu dan jatuh cinta pada pandangan pertama kepada Schatz.

Pengalaman pertamanya naik pesawat pada 2013 membuatnya sangat menyukai berbagai foto dan video yang menampilkan pesawat dan dunia penerbangan.

"Pada Maret 2014 saya tengah berada di Tegel Airport dan melihat-lihat pesawat. Kemudian muncul pesawat 737-800 menghampiri saya, dan saya merasa jatuh cinta padanya sejak saat itu," ungkapnya.

AYO BACA : Maung Bandung Pisan, Sejoli Ini Menikah dengan Tema Serba-Persib

Dia mengatakan, hubungannya cukup suliy karena keduanya sulit untuk bertemu. Kobke hanya dapat bertemu 'kekasih besi'-nya bila dirinya bepergian dengan Boeing 737-800.

"Kami tidak mungkin bertemu di hanggar dan area landasan pesawat. Karenanya, kami tidak terlalu memiliki banyak waktu untuk saling menemani," ungkapnya.

Adapun kondisi yang dialami Kobke bukanlah hal baru. Beberapa kasus serupa seperti perempuan yang menikahi tembok Berlin, Menara Eiffel, seorang pria yang menikahi taman bermain hingga hologram kerap bermunculan di media massa.

Kasus-kasus tersebut dinamai Objectophilia, yakni preferensi seksual yang berfokus pada objek mati.

Orang dengan preferensi ini kemungkinan memiliki rasa ketertarikan, bahkan cinta yang besar terhadap struktur dari objek tertentu.

Kobke mengatakan selama ini keluarganya bereaksi cukup positif. Meski demikian, dia kerap mendapat nasihat hingga ejekan dari teman-temannya.

"Saya banyak mendapat komentar seperti saya harus pergi ke terapis atau saya gila. Tapi rasa cinta itu benar-benar ada, dan saya tidak pernah merasa sebahagia ini. Saya ingin menikah dengannya di hanggar. Ini adalah cinta yang spesial dan tidak melukai siapa pun," pungkasnya. 

AYO BACA : Pria Jepang Ini Habiskan Rp260 Juta untuk Nikahi Hologram

  Tag Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar