Yamaha Aerox

Asal-usul Barongsai si Singa Pengusir Kejahatan

  Senin, 04 Februari 2019   Mildan Abdalloh
Ilustrasu aksi barongsai.

LENGKONG, AYOBANDUNG.COM--Barongsai merupakan atrkasi yang ditunggu-tunggu saat perayaan imlek. Rakyat di negeri tirai bambu yang menjadi tuan rumah singa akrobat, menganggap jika barongsai adalah pengusir kejahatan, pembawa keberuntungan, dan kemakmuran.

Walaupun berasal dari Tiongkok dan menjadi tarian tradisional, namun Tiongkok tidak mempunyai hewan yang menjadi inspirasi keberadaan barongsai, yakni singa. Ada sejumlah kisah yang menceritakan asal-usul keberadaan barongsai. Secara umum, barongsai mulai terkenal sejak 15 abad yang lalu.

Kisah pertama asal-usul barongsai berhubungan dengan kisah mitologi yang berkembang pada masa Dinasti Tang.

Seorang raja pada Dinasti Tang, bermimpi bertemu dengan mahluk yang menyelamatkanya.

Setelah bangun, sang raja bertanya kepada salah seorang menterinya dan menceritakan bentuk mahluk yang hadir dalam mimpinya.

AYO BACA : Barongsai Buatan Lily Hambali Tembus Eropa dan Timur Tengah

Berdasarkan ciri-ciri mahkluk yang disebutkan raja, si menteri mendefinisikan jika mahkluk tersebut merupakan hewan bernama singa yang berasal dari India. Raja kemudian memerintahkan agar menteri membuat replika mahluk yang menyelamatkan hidupnya.

Sejak saat itu, munculah barongsai yang menjadi simbol keberuntungan, kebahagiaan, dan kesejahteraan.

Walaupun singa bukan binatang asli dari Tiongkok, kreasi bentuknya digunakan sebagai hadiah bagi kaisar dari generasi ke generasi. Ragam hias bentuk singa pun tidak terlau banyak muncul dalam ragam hias Tiongkok tradisiona. Ragam ini diperkenalkan oleh pengaruh Buddha yang masuk ke Cina sebagai simbol pembela kebenaran dan penjaga bangunan suci.

Kisah kedua yang menjadi inspirasi pembuatan barongsai adalah ketika pasukan dari raja Song Wen kewalahan menghadapi serangan pasukan gajah raja Fan Yang dari negeri Lin Yi.

Seorang panglima perang bernama Zhong Que membuat tiruan boneka singa untuk mengusir pasukan raja Fan itu. Ternyata upaya itu sukses hingga akhirnya munculah tarian.

AYO BACA : Catat! Ini 6 Lokasi Pertunjukan Barongsai Imlek di Bandung

Kisah lain mengenai asal-usul barongsai adalah sebuah legenda mengenai adanya Nian atau monster pada dinastin Qing. Diceritakan di sebuah wilayah Tiongkok ada monster yang mengganggu ketenteraman penduduk, sehingga menimbulkan keresahan dan ketakutan masyarakat.

Munculah singa atau barongsai yang menghalangi monster tersebut. Pertarungan antara monster dan singa berlangsung sengit yang dimenangkan oleh sang raja hutan. Kalah bertarung melawan singa, si monster lari tunggang-langgang.

Setelah dirasa aman, si singa pergi meninggalkan masyarakat. Merasa sakit hati dan dendam, monster kembali meneror mayarakat. Ditengah kebingungan tersebut, masyarakat menciptakan kostum yang menyerupai singa.

Tipu muslihat tersebut berhasil, si monster lari ketakutan. Sejak saat itu, barongsai ada di Tiongkok dan menjadi simbol pengusir kejahatan.

Terlepas dari banyaknya versi asal-usul barongsai, namun secara umum tarian singa terdiri dari dua jenis utama yakni Singa Utara yang memiliki surai ikal dan berkaki empat. Penampilan Singa Utara kelihatan lebih natural dan mirip singa ketimbang Singa Selatan yang memiliki sisik serta jumlah kaki yang bervariasi antara dua atau empat. Kepala Singa Selatan dilengkapi dengan tanduk sehingga kadangkala mirip dengan binatang ‘Kilin’.

Gerakan antara Singa Utara dan Singa Selatan juga berbeda. 

Singa Selatan terkenal dengan gerakan kepalanya yang keras dan melonjak-lonjak seiring dengan tabuhan gong dan tambur, sedangkan gerakan Singa Utara cenderung lebih lincah dan penuh dinamika karena memiliki empat kaki.

Satu gerakan utama dari tarian Barongsai adalah gerakan singa memakan amplop berisi uang yang disebut dengan istilah "Lay See". Di atas amplop tersebut biasanya ditempeli dengan sayuran selada air yang melambangkan hadiah bagi sang Singa. Proses memakan "Lay See" ini berlangsung sekitar separuh bagian dari seluruh tarian Singa.

AYO BACA : Mitologi di Balik Atraksi Barongsai

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar