Yamaha NMax

Pocari Sweat Peduli Demam Berdarah

  Minggu, 03 Februari 2019   Adi Ginanjar Maulana
Pocari sweat saat mengunjungi pasien DBD di RS Al Islam

BANDUNG, AYOBANDUNG.COM--Angka kasus DBD meningkat drastis di akhir Januari 2019 ini, menurut data KEMENKES  sudah tercatat 13.683 pasien di seluruh Indonesia dengan pasien meninggal mencapai 132 orang. 

Menyikapi kondisi tersebut, Pocari Sweat berinisiatif mensupport para pasien demam berdarah dengan membagikan Pocari Sweat di rumah sakit Al Islam Bandung yang sedang merawat pasien demam berdarah.

Pocari Sweat bekerja sama dengan rumah sakit Al Islam Bandung untuk membantu mengatasi dehidrasi dan memberikan penyuluhan kepada 120 pasien yang sedang dirawat dan keluarga tentang bahaya dehidrasi pada pasien DBD. Komitmen Rumah Sakit Al Islam adalah memberikan pelayanan terbaik dan sedini mungkin untuk pasien DBD. 

Aksi Kebocoran plasma dan demam yang tinggi bisa mengakibatkan pengentalan darah sehingga, pasien bisa mengalami syok dan berujung pada kematian. 

Menurut rekomendasi WHO, bahwa air putih saja tidak cukup untuk pasien demam berdarah. Mengutip Comprehensive guidelines for prevention and control od dengue and dengue hemorrhagic fever (2011) yang dikeluarkan oleh WHO, bahwa pasien demam berdarah dianjurkan mendapat “Asupan Cairan yang cukup (bukan air putih biasa) seperti susu, jus buah, Minuman elektrolit isotonik, Minuman rehidrasi oral dan air tajin. Waspadai overhidrasi pada bayi dan anak-anak.”

Anjuran terkait hal ini juga menjadi salah satu pembahasan pada Seminar serentak di 17 kota bulan November-Desember 2018 lalu. Pocari Sweat bekerja sama dengan Ikatan Dokter Indonesia beberapa wilayah di Indonesia.

Untuk menyelenggarakan seminar tentang demam berdarah, di Januari sampai maret 2019 ke depan, Pocari Sweat secara konsisten akan membagikan Pocari Sweat kepada para pasien, sebagai bentuk kepedulian kepada penanganan masalah demam berdarah. 

Selain itu, bekerja sama dengan media massa di 11 kota yang menjadi fokus kegiatan kampanye antidemam berdarah untuk menekan angka kematian akibat demam berdarah.

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar