Yamaha

3 Kandidat Perebutkan Kursi Ketua Kadin Jabar 2019-2024

  Sabtu, 02 Februari 2019   Dadi Haryadi
Logo Kadin. (istimewa)

BATUNUNGGAL, AYOBANDUNG.COM--Sebanyak tiga calon akan bersaing untuk memperebutkan jabatan Ketua Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) Jawa Barat periode 2019-2024. Adapun kegiatan Musyawarah Provinsi VII Kadin Jabar akan berlangsung pada 7 Februari di Kabupaten Cirebon.

Ketua Penyelenggara Musyawarah Provinsi VII Kadin Jabar, Harri Raharta mengatakan Musprov kali ini sedikit berbeda karena berlangsung di luar Bandung. Hal tersebut berdasarkan hasil rapat pleno internal beberapa waktu lalu.

"Musprov kali ini di luar Bandung. Cirebon dipilih karena pemerintah sedang giat eksplore di wilayah tersebut. Selain itu aksesnya juga mudah dijangkau," ujarnya di Gedung Kadin Jabar, Jalan Sukabumi, Kota Bandung, Jumat (1/2/2019).

Dia menjelaskan tiga calon yang akan bersaing yakni Boris Syaifullah, Rudi Rakitan, dan Tatan Priana Sudjana. Jumlah calon yang lebih dari dua kandidat menunjukan kaderisasi yang baik, bahkan beberapa di antaranya berusia masih muda.

AYO BACA : Ini Solusi Kadin Jabar Atasi Perkembangan Teknologi

Harri menjelaskan pihaknya berharap Musprov dapat melahirkan figur pemimpin yang mampu menggantikan Agung Suryamal yang telah bekerja maksimal selama 10 tahun (dua periode).

"Kami berharap Ketua Kadin Jabar yang baru mampu membuat Kadin lebih cantik dan menarik," katanya.

Lebih lanjut dia menuturkan ada 27 Kadin Daerah di Jabar yang akan hadir. Setiap Kadinda memiliki hak 3 suara. Selain itu ada 16 asosiasi yang siap hadir yang memiliki hak 1 suara.

"Ada 500 peserta yang akan hadir. Selain itu akan ada Enggartiasto (Menteri Perdagangan)," ucapnya.

AYO BACA : Kadin Jabar: Pembangunan Infrastruktur Jadi Perhatian Para Pelaku Usaha

Sementara itu, Ketua Kadin Jabar (2008-2018) Agung Suryamal Sutisno mengatakan dalam masa kepemimpinannya, pihaknya telah melakukan sinergitas dengan Pemerintah Provinsi Jabar sehingga terbit Pergub yang memperkuat posisi Kadin. Hal ini mendorong aksi serupa penguatan serupa di daerah.

Selain itu, pihaknya juga telah membangun infrastruktur melalui Gedung Kadin Jabar dan Gedung Pusdiklat.

Begitu juga dari sisi hubungan internasional. Pihaknya berhasil mendatangkan sejumlah perusahaan multi di tingkat internasional.

"Kami juga telah melahirkan 300 wirausaha baru melalui program Perahu dan Garuda (gerakan wirausaha desa)," jelasnya.

Melihat pencapaian tersebut, Agung berharap ketua baru punya terobosan dan inovasi untuk mendorong Kadin Jabar lebih maju. Tidak hanya itu, sang pemimpin baru juga harus mampu menjadi perekat antara pengusaha besar dan kecil.

Menurutnya, Ketua Kadin Jabar yang baru akan menghadapi tantangan menarik di era digitalisasi yang menuntut pengusaha bertindak efisien dan kreatif.

"Ketua baru harus bisa menjalankan fungsi Kadin dengan optimal sebagai fasilitator, mediator, advokasi dan lainnya bagi pengusaha. Mengatasi masalah masalah yang kerap dihadapi pengusaha mulai dari modal, lingkungan bahkan hukum," pungkasnya.

AYO BACA : Ini Keinginan Kadin Jabar untuk Pemimpin Masa Depan

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar