Yamaha

Flu Berat saat Hamil Rentan Melahirkan Bayi Prematur?

  Kamis, 31 Januari 2019   M. Naufal Hafizh
Ilustrasi. (Pixabay)

BANDUNG, AYOBANDUNG.COM—Flu bisa menyerang siapa saja, termasuk ibu hamil. Apalagi saat musim hujan seperti ini, selain flu, penyakit lain pun mudah bersarang di dalam tubuh. Lalu, bagaimana dampak flu  terhadap kesehatan ibu hamil dan bayi yang dikandungnya?

Dikutip dari Reuters Health, Jumat (1/2/2019), wanita hamil yang terkena flu, hingga harus dirawat di Unit Perawatan Intensif (ICU), lebih rentan memiliki bayi prematur dengan berat badan di bawah normal.

Sebuah penelitian menunjukkan, wanita yang terinfeksi H1N1 empat kali lebih mungkin memiliki bayi prematur dan lebih dari empat kali memiliki bayi dengan berat badan di bawah normal.

AYO BACA : Plus Minus Durian Bagi Ibu Hamil

Wanita yang dirawat di ICU juga delapan kali lebih mungkin memiliki bayi dengan skor Apgar yang rendah setelah kelahiran.

“Hasil penelitian tersebut mendukung data dari penelitian sebelumnya yang telah menunjukkan peningkatan risiko bayi lahir dari ibu yang menderita flu berat,” kata Kim Newsome dari Centers for Desease Control and Pervection (CDC) di Atlanta.

Sebanyak 82 dari 390 wanita yang terkena flu berat merupakan pasien ICU dengan tingkat kelahiran lebih buruk disbanding yang lainnya. Hal ini tidak mengejutkan, namun memberikan pengetahuan baru tentang cara penyakit ini memengaruhi hasil kelahiran.

AYO BACA : Porsi Makanan Sehat dan Berimbang untuk Ibu Hamil menurut Ahli

Infeksi flu yang lebih parah memang jarang terjadi. Namun, vaksinasi ibu hamil dapat dilakukan untuk mencegah flu menjadi lebih parah.

"Langkah pertama dan paling penting bagi wanita hamil, dan mereka yang mungkin mempertimbangkan kehamilan, adalah mengurangi risiko sakit untuknya dan untuk bayinya dengan suntikan antiflu," kata Newsom sembari menambahkan, wanita hamil harus segera mendapatkan pengobatan antivirus jika mereka sakit.

Vaksin flu adalah obat terbaik agar ibu tidak flu selama hamil. Dengan begitu, kemungkinan melahirkan bayi sehat pun lebih besar. Untuk perlindungan optimal terhadap flu setelah kehamilan, orang tua atau pengasuh harus mendapatkan vaksinasi setiap tahun. Seperti halnya semua bayi yang rutin divaksinasi setiap enam bulan.

Selain itu, tindakan sehari-hari yang bisa dilakukan untuk mencegah flu yaitu mencuci tangan, menghindari kontak dekat dengan orang sakit, dan mensterilkan benda. (Zeinny Sofiani M.)

AYO BACA : Cara Atasi Sindrom Lorong Karpal Selama Kehamilan

  Tag Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar