Yamaha

Ridwan Kamil Lantik 101 Pejabat Struktural Pemprov Jabar

  Jumat, 01 Februari 2019   Nur Khansa Ranawati
Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, melantik 101 pejabat struktural di lingkungan Pemerintah Provinsi Jawa Barat di Aula Barat Gedung Sate, Jumat (1/2/2019) (Nur Khansa Ranawati/ayobandung.com)

BANDUNG WETAN, AYOBANDUNG.COM--Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, melantik 101 pejabat struktural di lingkungan Pemerintah Provinsi Jawa Barat di Aula Barat Gedung Sate, Jumat (1/2/2019). Empat di antaranya merupakan pejabat Eselon II dan sisanya berasal dari BKPP 1 yang saat ini telah dibubarkan, ESDM, serta Biro Sarana Perekonomian Investasi dan BUMD Jabar.

"Paling besar dari eks-ASN BKPP yang secara aturan memang sudah tidak eksis lagi, sehingga kita distribusikan ke seluruh OPD yang ada sesuai kapasitas pengalaman dan kekhasan masing-masing. Perawal tahun ini tidak ada lagi aparatur sipil negara (ASN) yang tidak memiliki jabatan," ungkap Emil, sapaan akrab Ridwan Kamil saat ditemui seusai pelantikan.

Setelah memimpin sumpah jabatan, Emil menitipkan sejumlah pesan pada seluruh ASN yang dilantik. Salah satunya yang ditekankan adalah pesan untuk senantiasa membawa rezeki yang halal bagi keluarga di rumah danĀ menitipkan kejujuran dalam bekerja.

"Kita adalah pelayan bukan minta dilayani atau minta fasilitas-fasilitas yang tidak semestinya. Kuatkan benteng moral dan agama, ingat keluarga di rumah harus diberi nafkah yang halal. Godaan dunia selalu ada, oleh karena itu jangan salah pilih pergaulan," ungkap Emil.

Dia juga meminta para ASN dapat bekerja sepenuh hati melayani masyarakat. Integritas juga selalu menjadi hal yang ditekankan Emil untuk dimiliki oleh seluruh pejabat.

"Kita harus sepenuh hari melayani, karena kebahagiaan kita adalah saat masyarakat berterimakasih dengan kerja kita. Juga kepada mereka yang tidak berintegritas dan tidak teguh melayani, jangan harap kiprahnya di pemerintahan masih panjang karena bawahan dan kolega kita akan beri penilaian," ungkapnya.

Selain itu, pesan yang juga ditekankan Emil adalah masing-masing pejabat harus terus belajar dan menyesuaikan diri dengan perkembangan zaman. Dia menganalogikan bahwa ASN saat ini harus seperti air yang dapat menyesuaikan diri dengan wadahnya.

"Jangan berhenti belajar, karena ilmu pemerintahan makin kompleks. Belajar lagi teori-teori sosial, ilmu digital, tentang apa itu dynamic goverment hingga ilmu SAKIP," tutur Emil.

Dalam kesempatan tersebut, Emil juga memberi penghargaan berupa apresiasi terhadap kinerja dua orang ASN Pemprov Jabar yang telah memasuki masa purna tugasnya.

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar