Yamaha Aerox

Abe Manfaatkan Momentum Pertemuan Trump-Jong-Un

  Jumat, 01 Februari 2019   Redaksi AyoBandung.Com
PM Jepang Shinzo Abe (Reuters)

Setelah kedua Jerman bersatu, Semenanjung Korea menjadi satu-satunya titik api sisa Perang Dingin. Ketegangan di sana bersifat permanen karena Amerika Serikat dan sekutu-sekutunya belum dapat menaklukan Korea Utara. Ada upaya mempersatukan Korea Selatan-Korea Utara dengan cara-cara damai, tetapi sulit terwujud karena ada rasa saling tidak percaya.

Pyongyang maju berunding dengan bermodalkan pemilikan senjata nuklir serta dukungan China dan Rusia. Di lain pihak, Korea Selatan, Jepang dan Amerika Serikat menginginkan Semenanjung Korea bebas dari senjata nuklir.Kalau berlangsung persatuan, pemerintah baru ini akan condong kemana?

Yang menarik keuntungan dari situasi  di atas adalah industri militer Amerika Serikat. Jepang minggu lalu membeli dua sistem pertahanan anti peluru kendali yang berpangkalan di darat, Aegis Ashore buatan Lockheed Martin Corp. 

Seharga US$2,15 miliar. Perkakas militer itu dimaksud untuk  menangkal rudal-rudal jarak menengah Korea Utara a.l. Hwasong 14 yang. Rudal dapat mencapai sasaran sejauh 510 km, yang berarti menjamah bagian tengah Laut Timur dan Laut Jepang.

Tokyo ingin menghapuskan ancaman rudal dan mendukung denuklirisasi di Semenanjung Korea. Selain itu juga membahas pemulangan sedikitnya 17 warganegara Jepang yang diculik agen-agen Korut.

Penculikan berlangsung pada 1977-1983 di berbagai tempat. Para warganegara Jepang itu diculik dan dibawa ke Korea Utara untuk dijadikan guru bahasa Jepang bagi para calon rahasia yang antara lain akan ditempatkan di Jepang. Konon, lebih lagi warga Korea Selatan yang diculik dan dilarikan ke seberang.

Penculikan di Jepang umumnya menggunakan kapal penangkap ikan. Kapal milik Korut yang disita, sekarang dipamerkan di Musium Maritim di Hiroshima, 39,7 km dari Tokyo.

Kapal ikan memang dirancang untuk melakukan penculikan. Bentuk luarnya sangat buruk dan memberi kesan benar-benar  kapal penangkap ikan nelayan biasa. Di dalam kapal itu ada rongga yang dapat memuat satu unit kapal motor yang bisa merapat ke pantai.

Seorang perempuan murid SD berusia 8 tahun, diculik  dalam perjalanan dari sport centre ke rumahnya. Sepasang muda-mudi yang sedang melihat pemandangan dari satu ketinggian di perfektur Fukui, disergap dan dimasukkan karung lalu dibawa ke kapal motor.

Dua peristiwa tersebut berlangsung pada keremangan senja. Operasi hanya bisa dilakukan pasukan khusus dengan petunjuk agen yang sudah lama bermukim di Jepang. Keberhasilan penculikan menunjukkan kelemahan Jepang melakukan pengawasan. Kabarnya, setelah berulangkali terjadi maka satelit dilibatkan dalam pemantauan.
 
Konsumsi Domestik 

Ironisnya, tidak semua perdana Jepang memprioritaskan isu penculikan. PM Abe merupakan kepala pemerintahan yang paling getol mengungkap kasus penculikan itu. Kali ini, dia mengutarakan rencana bertemu empat mata dengan Kim Jong-Un dan ingin memperbaiki hubungan kedua negara.

Dalam pidato tahunan di depan Parlemen Jepang, Senin, (28/1/2019), Abe mengindikasikan sikap yang lebih lunak terhadap Korea Utara dengan ingin mengadakan pertemuan empat mata meskipun tak menyebut kapan akan bertemu.

Abe juga sudah mengutarakan keinginan serupa pada Juni dan September tahun lalu, tetapi tidak mendapat tanggapan Jong-Un. Pemimpin Korut sepertinya lebih memprioritaskan pembicaraan dengan Amerika Serikat, di samping tidak ingin isu penculikan diungkit-ungkit lagi.

Jepang tampaknya kurang tajir dalam hubungan dengan Korea Selatan dan Korea Utara. Penyebabnya adalah masa lalu yang kelam ketika Kekaisaran Jepang melakukan pendudukan di Semenanjung Korea, 1910-1945. Perlakuan tentara Jepang pada masa itu sangat membekas di kalangan rakyat kedua Korea.

Jadi bagaimana menafsirkan pernyataan Abe? Tampaknya ia lebih bermanfaat untuk kepentingan domestik. Abe memanfaatkan momentum menjelang pertemuan Trum-Jung-Un di Vietnam, Februari mendatang.

Farid Khalidi

Tulisan adalah kiriman netizen, isi tulisan di luar tanggung jawab redaksi.

Ayo Menulis klik di sini

  Tag Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar