Yamaha

Wagub Jabar Prihatin Adanya Prostitusi di Tasik

  Kamis, 31 Januari 2019   Irpan Wahab Muslim
Wakil Gubernur Jawa Barat, Uu Ruzhanul Ulum

TASIK, AYOBANDUNG.COM--Wakil Gubernur Jawa Barat, Uu Ruzhanul Ulum mengaku prihatin dengan adanya praktik prostitusi di Tasikmalaya. Padahal, selama ini Tasikmalaya dikenal sebagai kota santri dan pesantren.

Uu mengatakan, guna mengikis praktis prostitusi baik di Tasikmalaya maupun di Jawa Barat, pihaknya menyiapkan program program keagamaan, yakni Gerakan Ajengan Masuk Sekolah (GAMS) di tingkat SLTA dan program pesantren Ramadan, dan program keagamaan lainnya.

Uu yakin, dengan pondasi agama yang kuat, generasi muda di Jawa Barat akan terbentengi moral dan akhlaknya sehingga tidak terjerumus kepada bisnis prostitusi.

"Keilmuan apapun tanpa dibarengi dengan keilmuan soal agama, tidak akan maksimal. Jadi kita gulirkan beberapa program. Makanya kenapa kita mempunyai jargon Jabar juara lahir batin," kata Uu kepada wartawan saat kunjungan kerja Di SMA 1 Singaparna, Kamis (31/1/2019).

Bahkan untuk program keagamaan ini, lanjut Uu, Pemprov Jawa Barat menyiapkan anggaran Rp 13 miliar. Program ini berkaitan dengan maraknya prostitusi online. Artinya, pemerintah hadir dalam membentengi generasi muda.

"Kalau secara teknis kewenangannya itu kan ada ditangan penegak Hukum. Kita hanya mencoba dari sisi lain, yakni membentengi dengan agama," kata Uu.

Uu bahkan akan meminta bantuan kepada para alim ulama untuk mencegah maraknya prostitusi ini. Karena diakui atau tidak, prostitusi ada di setiap wilayah.

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar