Yamaha NMax

Jabar Bakal Bangun Masjid Pertama di Gaza Palestina

  Minggu, 27 Januari 2019   Eneng Reni Nuraisyah Jamil
Gubernur Jabar Ridwan Kamil menyerahkan desain masjid Syekh Ajlin kepada Aman Palestin, di Masjid Salman ITB, Minggu (27/1/2019). (Eneng Reni Nuraisyah Jamil/Ayobandung.com)

COBLONG, AYOBANDUNG.COM--Pemerintah Provinsi Jawa Barat bersama Aman Palestin-Indonesia dan Badan Wakaf Salman ITB menggelar acara Jawa Barat peduli Palestina.

Mengarsiteki langsung, Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil menyerahkan desain terakhir masjid untuk Gaza, Palestina. Desain masjid tersebut merupakan permintaan dari masyarakat Jawa Barat yang akan direalisasikan melalui Aman Palestin-Indonesia.

"Kita akan memulai membangun masjid yang hancur di Gaza, Palestina. Mereka selama ini ibadahnya di tenda, sementara kita mau ibadah bisa di masjid nyaman dan megah. Saya harap dengan inisiatisi ini ukuwah islamiah kita harus bisa terus dijaga, dan bahkan lintas batas dan lintas negara. Khususnya bagi negeri yang hari ini ingin beribadah susah," ungkap Ridwan Kamil usai penyerahan desain akhir masjid Syekh Ajlin kepada Aman Palestin, di Masjid Salman ITB, Minggu (27/1/2019).

Sosok yang karib disapa Emil itu menyebut inspirasi pembangunan masjid ini muncul dari kesedihan umat muslim khususnya warga Gaza Palestina lantaran masjid Syekh Ajlin hancur karena peperangan. Aman Palestin pun berinisiatif untuk menggalang donasi agar bisa memberikan bantuan membangun kembali masjid yang hancur tersebut.

AYO BACA : Ridwan Kamil Desain Masjid Terapung untuk Kota Bogor

Bukan hanya itu, Emil juga membandingkan banyaknya masjid di Indonesia. Hal tersebut berbanding terbalik dengan kondisi di Gaza, di mana banyak masjid yang hancur. Untuk itu, sebagai umat muslim, Emil menyampaikan agar menolong sesama. Karena secara tidak langsung, hal tersebut sudah mendukung program Jawa Barat, Jabar Juara Lahir Batin.

"Penduduk muslim di Jabar itu ada sekitar 45 juta. Beribadah setiap hari dan melaksanakan ibadah dengan nyaman. Apalagi 98 persen pembangunan masjid di Jabar sudah menyebar di setiap sudut. Ada 100 ribu, terbanyak secara rasio di Indonesia," lanjutnya.

Oleh karena itu, Emil mengajak seluruh masyarakat khususnya warga Jawa Barat untuk memberikan penghormatan dan dukungan sebagai sesama saudara seiman untuk membantu masyarakat Gaza  dan membangun masjidnya yang hancur dibom. 

"saya mengimbau agar masyarakat bisa membantu melalui berbagai cara. Mau itu melalui akun Aman Palestin, mengunduh aplikasi muslimapp, atau bisa langsung donasi via paltform digital lainnya. Intinya format digital inin akan diwujudkan," sambungnya.

AYO BACA : Masjid Istiqlal Indonesia Didirikan di Palestina

Direktur Aman Palestin, Miftahuddin Kamil menyampaikan Indonesia selalu mendukung perjuangan warga di Palestina. Agenda donasi pembanguna ini pun merupakan representsi dari antusiasme warga Jawa Barat dalam menyokong perjuangan memerdekakan Palestina pada umumnya dan pembangunan kembali masjid Syekh Ajlin pada khususnya.

"Indonesia selalu mendukung perjuangan saudara kita di Palestina. Kita akan berempati untuk membangun, masjid, madrasah, dan sarana ibadah untuk saudara kita di Palestina. Ini merupakan simbol keimanan umat muslim," lanjutnya.

Sekadar informasi, Miftahuddin menyampaikan masjid Syekh Ajlin dihancurkan pada agresi Israel di 2014. Padahal setiap harinya minimal 580 orang salah di masjid tersebit. Jumlah ini meningkat tajam ketika musim panas, saat warga Gaza berbondong-bondong berlibur di pantai Mediteranian sebab masjid Syekh Ajlin tepat memghadap ke pantai tersebut.

"Gaza penduduknya 700 ribu orang. Masjid ini akan dibangun dengan jarak 5 km dari pusat Gaza. Letaknya di pinggir pantai atau 50 km dari laut mediterania. Masjid ini satu dari 74 masjid yang hancur total. Sementara ada 144  masjid dibombardir. Ke depan kita akan bangun 200 masjid lagi di Palestina," ujarnya.

Senada, Ketua Umum YPM salkan ITB, Suwarno menyampaikan penyerahan desain akhir Masjid Besar Indonesia pertama di Gaza Palestina atau masjid Syekh Ajlin dari Ridwan Kamil ini merupakan kelanjutan dari bagian dari kunjungan pihaknya ke masjidil Aqsa.

"Bantuan ini spesial karena tujuannya untuk  mewujudkan kembali pembangunan sebuah masjid di Gaza. Kegiatan juga untuk mensosialisasikan budaya wakaf. Mudah-mudahan wakaf ini menjadi pilar penting untuk membangun dan mwmbawa Islam semakin bisa berjaya," ujarnya.

Sementara itu Aman Palestin bekerja sama dengan Kementerian Wakaf dan Urusan Agama Palesrina serta Badan Wakaf Salman ITB berkomitmen mengumpulkaj donasi dari warga Jawa Barat untuk membangun ulang masjid tersebut. Adapun anggaran yang diperlukan sebesar Rp20 miliar.

AYO BACA : Emil Janjikan Desain Masjid Gratis bagi Masyarakat Jabar

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar