Yamaha

Harley-Davidson FXDR 114 versi 2019 Perdana Meluncur di Kota Bandung

  Jumat, 25 Januari 2019   Eneng Reni Nuraisyah Jamil
Harley-Davidson FXDR 114. (Eneng Reni Nuraisyah Jamil/Ayobandung.com)

SUMUR BANDUNG, AYOBANDUNG.COM--Dealer resmi Harley-Davidson, Siliwangi Harley-Davidson of Bandung akan memamerkan koleksi 2019 paling lengkap dari keluarga Harley-Davidson yaitu Touring, Softail, Sportster, dan street. "Live Free" diusung sebagai tagline campaign Harley-Davidson untuk 2019.

Tagline ini mengusung arti berkendara lebih bebas untuk semua tipe pengendara agar dapat mewujudkan kebebasan dan individualitasnya menjelah dunia luas menggunakan motor-motor Harley-Davidson.

Dealer Principal Siliwangi Harley-Davidson of Bandung, Akbar Nusantara menyampaikan dari jajaran koleksi motor yang ditampilkan, terdapat tipe motor baru Harley-Davidson 2019 yang ditunggu-tunggu, yaitu tipe softail, FXDR 114.

Peluncuran FXDR 114 yang dihelat, Sabtu (26/1/2019) ini pun merupakan pertama kalinya di Indonesia dan diluncurkan secara perdana di Dealer resmi Harley-Davidson, Siliwangi Harley-Davidson of Bandung.

Bukan hanya itu, esok, beberapa kejutan pun bakal disuguhkan terutama showcase pengenalan produk terbaru 2019 dari para model yang diisi oleh para pejabat, hingga pentolan komunitas Harley-Davidson Kota Kembang.

AYO BACA : Duh, 251.000 Sepeda Motor Harley Davidson Ditarik Karena Masalah Rem

"Bandung juga dipilih sebagai dealer pertama untuk peluncuran karena kesiapan dealer kami yang sudah matang lebih dulu. Mereka mempercayakan Bandung karena kesiapan dan pangsa pasar Bandung cukup besar," ungkap Akbar dalam acara Konferensi pers Peluncuran motor baru Harley-Davidson 2019, Jumat (26/1/2019).

Untuk spesifikasi model teranyar ini, Akbar menjabarkan, tipe FXDR 114 adalah motor terobosan terbaru Harley-Davidson. Tipe ini dirancang dengan rangka Softail agar tampilan sangat menarik dengan performa dan karakteristik yang tak terbatas.

Diklaim sebagai dragroad yang melaju dengan kecepatan jet tempur dengan 1868 cc, FXDR 114 menawarkan mesin paling kuat di garis Softail. Tetapi FXDR tidak hanya dirancang untuk kinerja garis lurus, melainkan lebih fokus pada pengurangan berat badan dan sudut ramping yang lebih besar akan membantu membuatnya lebih lincah dari pada Softail lainnya.

Harley, kata Akbar memang menurunkan berat badan sebagai prioritas untuk FXDR 114, dengan memanfaatkan sejumlah komponen aluminium dan komposit. Semisal swingarm aluminium beratnya hanya 13,8 pound, dibandingkan dengan swingarm Softail baja khas yang beratnya 24 kilogram.

Subframe belakang juga terbuat dari aluminium, sedangkan ekor merupakan material komposit, yang selanjutnya mengurangi berat badan hingga tujuh pon dibandingkan dengan subframe baja dan fender yang digunakan pada Softails lainnya.

AYO BACA : Penerbit Asal Jerman Terbitkan Buku Tentang Sejarah Harley Davidson

Bukan hanya itu, nenurut Akbar, FXDR 114 mengungkapkan potensi kinerjanya dan menyoroti fitur teknis yang membedakannya dari sisa line-up Softail, pengaruh drag-bike kuat dengan ujung depan yang tergores dan terbalik, intake dan knalpot besar-besaran, kontras proporsional antara roda, dan bagian ekor yang terpotong.

Namun mereka memastikan bahwa elemen teknis murni seperti swingarm aluminium, instrumentasi digital terintegrasi sepenuhnya dalam kontrol pengendara, dan pengekspos suspensi eksternal yang disorot dan membantu menentukan misi motor ini, yang merupakan kinerja murni, bukan hanya kinerja garis lurus.

Sementara itu, untuk kisaran harganya tipe terbaru ini dibanderol mulai dari tipe Street & Sportster Rp300-400-jutaan, tipe Softail Rp500-600-jutaan, dan Touring Rp900-jutaan ke atas. Namun menariknya, harga motor Harley-Davidson di Indonesia tahun ini lebih terjangkau lantaran Import duty product menjadi 0% dikarenakan perakitan dilakukan di Thailand. Namun, jangan khawatir, Akbar memastikan untuk kualitas motor, produksi Thailand dan Amerika sama hebatnya.

"Malah produk rakitan Thailand cenderung lebih baik dari wiring hamess dan kerapian. Sehingga kami optimistis dengan harga motor yang serupa dengan motor premium lainnya kami bisa meningkatkan penjualan," lanjut Akbar.

Akbar juga menyebutkan, selain harganya yang low budget, tipe softail ini merupakan tipe yang lumayan banyak diminat dari banyaknya ragam model Softail. Apalagi Akbar menilai pangsa pengguna Harley-Davidson di Jawa Barat sangat besar. Alhasil, Bandung memberanikan diri untuk meningkatkan persentase penjualannya tahun ini.

Akbar menuturkan, target penjualan 2018 tidak banyak lantaran terbatas harga fantastis dengan berbagai pajak berlapis karena barang langsung dikirim dari Amerika. Oleh karenanya di tahun lalu, pihaknya hanya menargetkan 25 unit penjualan. Namun di 2019, target 300% lebih besar karena Harley-Davidson membuka pabrik di Thailand.

"Apalagi khususnya untuk sportster dan softail harga ini cenderung lebih murah. Semisal tipe haritage softail tahun lalu di atas Rp900 jutaan, sekarang bisa dijual di harga Rp600 jutaan," lanjutnya.

Oleh sebab itu, pada peluncuran produk teranyat tersebut dipastikan bakal meriah lantaran para penggemar motor besar khususnya penggemar motor Harley-Davidson di kota Bandung & Jawa Barat bakal bsrgabung. Adapun komunitas tersebut di antaranya Harley Club Bandung, Harley Davidson Club Indonesia Bandung, Bikers Brotherhood 1% MC, Bikers Brotherhood Motorcycle Club, Road Glide Owners Group, Motor Besar Club, MEDDOCS, HIPPOCRATES, Lodaya Brotherhood.

AYO BACA : HUT ke-30, Bikers Brotherhood 1% MC Lelang Motor Spesial

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar