Yamaha Aerox

Jawara Sebut Debat Pilpres Tak Lebih Baik dari Debat RT

  Rabu, 23 Januari 2019   Ananda MF
Damin Sada. (Ananda Muhammad/ayobekasi.net)

BEKASI, AYOBANDUNG.COM--Tokoh masyarakat Bekasi sekaligus jawara silat, Damin Sada, menilai pelaksanaan debat calon presiden dan wakil presiden pertama tidak lebih baik daripada debat di tingkatan RT.

Dia menyatakan hal tersebut lantaran kecewa pelaksanaan debat malam itu seolah tidak merepresentasikan diikuti oleh putra-putra terbaik bangsa yang menjadi capres maupun cawapres.

"Kalau kaya kemaren itu mungkin enggak jauh beda debat calon RT. Bahkan lebih cerdas lagi calon RT atau RW," ujar Damin kepada ayobekasi.net, Rabu (23/1/2019).

Damin menilai terdapat kekeliruan dalam pelaksanaan debat dan itu jelas terlihat. Dia menuding terdapat bocoran atau kisi-kisi tentang debat sehingga menilai KPU sebagai penyelenggara tidak netral. 

"Nah, ini calon presiden pertanyaannya dibocorin, yang katanya putra-putra terbaik, tapi mau debat ada kisi-kisi dibocorin. Lah ini lebih rendah dari calon RT," tuturnya. 

Dia menuding itu lantaran terdapat pasangan calon melihat secarik kertas setiap menjawab pertanyaan dari panelis. 

"Pertanyaan dibocorin, eh jawaban pakai contekan juga. Dan ibaratnya kemarin, debat itu sama juga kaya ngadu ayam, ayam bukan dilepas diadu, tapi dipegangin," ujarnya. 

Damin menganggap pelaksanaan debat kemarin tidak sehat. Dia menegaskan, selain penyelenggara mesti bersikap netral, perlu juga teknis debat diubah. Contohnya calon lebih diberi waktu luas untuk memaparkan argumennya sesuai tema.

"Kalau besok ada debat lagi, kalau ibarat mah ada tarung, ini tarung bebas. Minimal itu 15 menit per sesi. Mau bicara apa, mau ngomong apa bebas disitu. Satu panggung berdua disitu, mau ngomong HAM, hukum, ekonomi, udah," tandasnya. 

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar