Yamaha Aerox

Rumah Nyaris Ambruk, Pasangan Paruh Baya Ini Tinggal di Dapur

  Rabu, 23 Januari 2019   Irpan Wahab Muslim
Kondisi rumah pasangan suami istri, Komar (64) dan Iyah (50), warga Desa Sukasukur, Kecamatan Mangunreja, Kabupaten Tasikmalaya yang nyaris ambruk. Hingga kini, pihak desa belum memberi jawaban atas bantuan perbaikan yang diajukan. (Irpan Wahab Muslim/Ayobandung.com)

MANGUNREJA, AYOBANDUNG.COM—Pasangan suami istri paruh baya, Komar (64) dan Iyah (50), warga Desa Sukasukur, Kecamatan Mangunreja, Kabupaten Tasikmalaya, terpaksa tinggal di dapur karena rumah miliknya nyaris ambruk.

Kondisi ini sudah berlangsung selama puluhan tahun. Pasangan suami istri ini hanya bisa pasrah dengan keadaan rumahnya karena faktor ekonomi yang tidak berpihak.

“Karena takut kalau tidur di kamar. Sebab beberapa bagian rumah saya ini sudah rapuh,” ungkap Komar saat ditemui di rumahnya, Rabu (23/1/2019).

AYO BACA : Viral! Rumah Seorang Nenek di Kabupaten Bandung Nyaris Ambruk

Bagian rumah yang nyaris ambruk itu terlihat jelas di bagian atap rumah, dinding, dan kayu sudah dipenuhi retakan dan bolong akibat termakan usia. Terlebih jika hujan turun, semua bagian rumah bocor.

"Karena rumahnya sudah tua, mau diperbaiki juga tidak ada biaya, pak. Kami di sini saja sambil berharap bantuan," kata Komar.

AYO BACA : Steve Jobs Termasuk 5 Orang Terkenal yang Pernah Miskin

Pria yang sehari-harinya bekerja serabutan ini hanya bisa menghasilkan uang sebesar Rp30.000. Himpitan ekonomi membuat Komar hanya bisa pasrah.

“Keinginan mah pasti ada, ingin perbaiki rumah tapi biayanya tidak ada. Uang dari kerja serabutan hanya cukup untuk makan. Jujur saya tidak sanggup untuk memperbaiki rumah,” ungkap Komar.

Sementara itu, Koswara selaku RT setempat mengaku prihatin melihat kondisi rumah warganya yang nyaris ambruk. Pihaknya sudah berulang kali mengajukan bantuan perbaikan rumah kepada pihak desa. Namun tidak ada jawaban hingga kini.

“Jujur saya sangat prihatin melihatnya, sebab hingga saat ini belum ada bantuan dari pihak mana pun. Paling kita ajukan lagi ke desa, mudah-mudahan secepatnya ada jawaban,” kata Koswara.

AYO BACA : Kemiskinan dan Kebahagiaan Anak

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar