Yamaha Aerox

Alih Dukungan ke Jokowi-Ma'ruf, Nashrudin Azis Dianggap Tersesat

  Senin, 21 Januari 2019   Erika Lia
Ketua DPP Partai Demokrat sekaligus Wakil Bendahara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandiaga, Herman Khaeron

CIREBON, AYOBANDUNG.COM-- Wali Kota Cirebon, Nashrudin Azis dianggap tersesat karena telah membelakangi partainya dengan mendukung kubu lawan.

Menyusul pernyataan dukungan Azis terhadap capres Jokowi-Ma'ruf Amin, Partai Demokrat Kota Cirebon menggelar deklarasi di Hotel Zamrud, Kota Cirebon, Senin (21/1/2019).

Bertajuk Deklarasi Indonesia Menang Prabowo Sandi Indonesia Adil Makmur, kegiatan itu dihadiri pula unsur pimpinan parpol koalisi, seperti Gerindra, PAN, PKS, dan Partai Berkarya.

Saat memberikan sambutan, Ketua DPP Partai Demokrat sekaligus Wakil Bendahara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandiaga, Herman Khaeron sempat menyinggung perihal Azis yang langkah politiknya telah menyebabkan kegegeran.

"Yang belok berarti tersesat. Mudah-mudahan kita di jalan yang benar sesuai harapan rakyat," katanya setengah berseloroh perihal Azis di hadapan kader Demokrat dan para pendukung Prabowo Sandi.

Dia mengakui, menyusul sikap Azis yang menyeberang, beberapa orang sempat meragukan Demokrat. Sikap Azis pun sebenarnya mengherankan Demokrat mengingat dia dikenal sebagai sosok yang baik, loyal, santun, dan mengenal tata krama yang baik.

Karena itu, pihaknya akan mencari tahu musabab perubahan sikap Azis yang keluar dari fatsun politik DPP Partai Demokrat. Sejauh ini, Herman mengklaim belum memperoleh jawabannya dengan alasan belum bertemu langsung Azis karena tengah berada di Surabaya, Jawa Timur.

Meski hak politik pribadi seseorang layak dihormati, Herman mengingatkan, setiap organisasi memiliki tatanan.

"Ada batas dan aturannya. Ada kewajiban dan tata krama," cetusnya.

Paling tidak, sambungnya, ada diskusi lebih dulu sebagai etika politik yang sebaiknya dilakukan Azis. Dia pun mengungkapkan kekecewaannya terhadap Azis yang selama karier politiknya telah didukung penuh Partai Demokrat.

Ketika disinggung kemungkinan deklarasi itu sebagai respons atas sikap Azis, dia berkilah seraya menyebut deklarasi itu lebih sebagai jawaban atas keraguan masyarakat.

"Ini bukan respons atas sikap Pak Azis, tapi jawaban keraguan masyarakat," tegasnya.

Herman pun enggan menilai Azis sebagai pembelot. Dia membiarkan masyarakat yang menilainya.

Sementara, dalam kesempatan itu, Ketua Tim Gabungan Pemenangan Prabowo Sandi Kota Cirebon, Eman sempat berterima kasih kepada Demokrat.

"Terima kasih telah meyakinkan kami Demokrat masih bersama Prabowo Sandi," katanya.

  Tag Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar