Yamaha Lexi

Demokrat Kecewa, Azis Dianggap Tak Beretika

  Sabtu, 19 Januari 2019   Erika Lia
Ketua DPC Partai Demokrat Kota Cirebon, M Handarujati Kalamullah. (Istimewa)

CIREBON, AYOBANDUNG.COM--Sikap Wali Kota Cirebon, Nashrudin Azis yang mendukung Jokowi-Ma’ruf Amin dinilai tak beretika dan telah mengecewakan Partai Demokrat. Alasan Azis pun tengah ditelusuri.

Ketua DPC Partai Demokrat Kota Cirebon, M Handarujati Kalamullah mengaku kecewa atas sikap politik Nashrudin Azis yang berseberangan dengan partainya. Namun, pihaknya menghormati pilihan Azis.

“Kecewa pasti ada, tapi kami bisa menghormati sikap pribadi beliau (Azis),” ungkap pria yang akrab disapa Andru ini, Sabtu (19/1/2019).

Menurutnya, Azis tak mengomunikasikan lebih dulu dengan Partai Demokrat soal dukungannya kepada capres nomor urut satu itu. Sikap yang diambil Azis dikesankannya mendadak sehingga mengejutkan dirinya.

Andru mengaku, baru mengetahui perihal ini setelah beredarnya surat yang memberitahu adanya acara deklarasi dukungan Azis kepada Jokowi-Ma’ruf Amin di Hotel Verse pada Sabtu pagi ini. Dia pun sempat menghubungi Azis malam hari sebelum acara digelar.

“Saya telepon Bapak (Azis) tadi malam, beliau (Azis) mengiyakan. Ini sikap pribadi beliau,” cetus Andru.

Dengan alasan sikap yang diambil Azis bersifat pribadi, Andru pun tak mencoba mencegah atau mengingatkan Azis atas sikapnya yang berseberangan dengan Partai Demokrat. Pihaknya sendiri menegaskan tetap mendukung Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

“Kami tetap fatsun kepada keputusan DPP yaitu berada dalam barisan Prabowo-Sandi. Kami sudah mengeluarkan instruksi tetap komitmen dan konsisten memenangkan Pilpres dan Pileg 2019,” tegasnya.

Mengenai sanksi partai yang mungkin dijatuhkan atas Azis, dia menyatakan hal itu sebagai ranah DPP Partai Demokrat. Pihaknya telah dimintai laporan terkait hal tersebut dan tengah menanti instruksi DPP Partai Demokrat.

Dihubungi terpisah, fungsionaris DPP Partai Demokrat yang juga bendahara tim pemenangan capres nomor urut 02, Herman Khaeron menuding sikap Azis tak etis. Terkait itu, dia telah ditugaskan Komandan Satuan Tugas Bersama (Kogasma) Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) untuk menelusuri alasan Azis mendukung Jokowi-Ma’ruf Amin.

“Untuk sanksi, itu urusan DPP,” ujarnya.

  Tag Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar