Yamaha Lexi

Wow Keren, Pelajar Bandung Mulai Nyasab

  Senin, 14 Januari 2019   Adi Ginanjar Maulana
Sabtu (12/1/2019) pagi kemarin, rombongan pelajar yang mengikuti program Nyasab.

Dinas Perhubungan Kota Bandung, bekerja sama dengan Dinas Pendidikan Kota Bandung dan sejumlah komunitas pesepeda, meluncurkan program Nyasab bagi para pelajar di Kota Bandung.

Apa itu Nyasab dan kenapa harus Nyasab?

Nyasab adalah singkatan dari nyapedah Sabtu babarengan. Intinya, para pelajar bersepeda bersama-sama di hari Sabtu.

Tujuan program ini antara lain yaitu untuk mengkampanyekan gerakan bersepeda di kalangan pelajar di Kota Bandung -- selain juga untuk meningkatkan wawasan dan pengetahuan para siswa seputar masalah lingkungan.

Titik awal pemberangkatan Nyasab adalah Balai Kota Bandung. Dari sana, para pelajar menggowes sepeda mengelillingi sejumlah ruas jalan di Kota Bandung. Di titik tertentu, mereka berhenti untuk sekadar berfoto-foto, baik selfie maupun wefie.

Nah, pada titik akhir perjalanan, sembari rehat dan murak bekel, para pelajar dapat menyimak gelar wicara (talk show) interaktif yang mengupas seputar masalah lingkungan. Dengan demikian, Nyasab bukan cuma rekreatif, tetapi juga edukatif.

Nyasab pertama dilakukan Sabtu (5/1/2019), dengan tujuan Teras Cikapundung. Adapun Nyasab kedua dilaksanakan Sabtu (12/1/2019) kemarin, dengan tujuan akhir Kampung Warna Cibunut.

Kalau pada Nyasab pertama, para pelajar mendapatkan tambahan wawasan dan pengetahuan terkait dengan masalah revitalisasi Sungai Cikapundung, maka pada Nyasab kedua, para siswa mendapatkan tambahan wawasan dan pengetahuan seputar Kampung Warna Cibunut dan program bebas sampah (zero waste).

Ditilik dari aspek kesehatan, program Nyasab ini sangat bagus. Pasalnya, aktivitas bersepeda dapat berkontribusi bagi peningkatan kesehatan. Selain tubuh bakal semakin sehat dan bugar, bersepeda bakal ikut mengurangi kemacetan lalu lintas, mengurangi polusi udara dan polusi suara.

Bersepeda juga dapat menjadi sarana bagi anak-anak kita dalam mengembangkan sikap tidak manja, sabar dan ulet serta sikap cinta lingkungan. Selain itu, aktivitas bersepeda di kalangan anak-anak bisa menjadi ajang pembibitan dan pengembangan atlet olahraga sepeda.

Anak-anak yang sehat akan memunculkan generasi-generasi bangsa yang berkualitas, yang pada gilirannya akan berkontribusi besar bagi terciptanya bangsa dan negara yang kuat dan berkualitas.

Menanamkan budaya bersepeda kepada anak sejak dini menjadi aspek penting apabila kita ingin melihat anak-anak kita tumbuh menjadi individu-individu yang sehat, tangguh dan tidak cengeng.

Mudah-mudahan bakal semakin banyak saja pelajar di Bandung yang mengikuti program Nyasab. Lantas, dari sekadar nyapedah Sabtu babarengan ini kemudian para pelajar di Bandung tergerak pula mau bersepeda di hari-hari lainnya.

Bayangkan, akan betapa kerennya apabila semua pelajar di seantero Kota Bandung berangkat dan pulang sekolah dengan jalan mengayuh sepeda.

-Djoko Subinarto

Tulisan adalah kiriman netizen, isi tulisan di luar tanggung jawab redaksi.

Ayo Menulis klik di sini.

  Tag Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar