Yamaha Aerox

Alasan Bupati Pilih Teddy: Dari Mulai Alfatihah Sampai Senioritas

  Jumat, 11 Januari 2019   Mildan Abdalloh
Bupati Bandung, Dadang Naser. (Mildan Abdalloh/ayobandung).

SOREANG, AYOBANDUNG.COM--Bupati Bandung, Dadang M Naser menunjuk Teddy Kusdiana menjadi Sekda setempat. Penunjukkan Teddy dilakukan setelah melalui proses panjang dimulai dengan lelang jabatan.

Pekan lalu, Bupati melantik Yayan Subarna sebagai Plh (Pelaksana Harian) Sekda setelah Sofian Nataprawira penisun.

Menurut DN-sapaan akrab Dadang M Naser, jabatan Plh Sekda yang hanya berumur satu pekan, karena masalah teknis yakni rekomendasi dari KASN belum diterima.

"Setelah ada rekomendsi dari Gubernur dan KASN, saya lantik saja. Kalau melihat cocok dan tidak cocok orang, akan berat. Saya tes saja baca alfatihah," ujar Dadang sambil tertawa selepas pelantikan Sekda Kabupaten Bandung di Soreang, Jumat (11/1/2019).

Secara administrasi, ada tiga orang yang diajukan oleh tim penilai untuk dipilih menjadi Sekd olehnya. Ketiga orang tersebut adalah Marlan, Teddy Kusdiana dan Erick Juriara.

"Ketiga orang yang diajukan tim semuanya memenuhi kriteria. Bupati diperbolehkan memilih salah satunya," katanya.

Salah satu yang menjadi pertimbangan dipilihnya Teddy sebagai Sekda Kabupaten Bandung, karena masalah senioritas.

"Teddy lebih senior dibanding Marlan. Erick juga bagus, tapi yang menggerakkan hati itu Allah melalui saya," ujarnya.

Dengan dilantiknya Teddy sebagai Sekda, Dadang berpesan supaya Pemerintah Kabupaten Bandung bisa bekerja sebaik mungkin terutama dalam melakukan pelayanan kepada masyarakat.

"Saya harapkan pertama bagaimana koordinasi antar lembaga, jaga kekompakan, perstauan, fokus pada visi misi yang ujungnya meningkatkan pelayanan publik," ujarnya.

Salah satu yang menjadi pekerjaan berat terdekat, adalah mempersiapkan penilaian BPK terhadap APBD 2018 yang akan dimulai pertengahan januari.

"Akurasi proyek yg ada penyimpangan, kita punya WTP, mohon dipertahankan," tutupnya.

Di tempat yang sama, Teddy Kusdiana mengatakan akan berusaha melakukan upaya terbaik dalam mengemban jabatan barunya.

"Karena masih baru, tentu butuh adaptasi. Kerja pertama yang akan dilakukan adalah meningkatkan koordinasi dengan OPD," ujarnya.

Hal tersebut dilakukan karena pekerjaan tidak bisa dilakukan sendiri, melainkan harus bersama-sama dengan pihak lain.

  Tag Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar