Yamaha Aerox

Kisah Supir Bus Muslim Teramah di London Ini Dijadikan Film

  Jumat, 11 Januari 2019   Nur Khansa Ranawati
Ahmad Serhani 'Supir Bus Teramah se-London'. (moroccoworldnews.com)

RABBAT, AYOBANDUNG.COM--Bus 214 yang melewati area barat laut London, Camden Town, dikenal warga London sebagai "Bus Bahagia". Pasalnya, supir bus tersebut, Ahmad Serhani dianggap sebagai seseorang yang kerap membawa kebahagiaan pada setiap penumpang bus tersebut. Karena keramahannya dan kebiasaannya menyapa penumpang dan orang di jalan, pria asal Maroko tersebut dijuluki 'Supir Bus Teramah se-London' oleh orang sekitar.  

Seorang pelukis dan pembuat film asal London, Joe Bloom, merasa tertarik dengan julukan yang melekat pada Serhani tersebut. Bloom sengaja menunggu kemunculan bus yang dikendarai Serhani selama tiga hari untuk mengajaknya berperan dalam film yang akan dia buat. Sebagaimana yang dilansir dari Morocco World News, Jumat (11/1/2019), Bloom sebelumnya memang telah familiar dengan keramahan Serhani sejak dia kecil.

"Saya mengenalnya sejak masih kecil, dan ketika saya meninggalkan universitas, saya memutuskan sudah waktunya untuk menjadikan dirinya subjek dari sebuah film dan merayakan cara dia membawa kebahagiaan pada wajah semua orang yang dia temui," ungkap Bloom.

Bloom yang berkuliah di Glasgow School of Art tersebut menamai filmnya "Ahmed Serhani, A Portrait". Film pendek tersebut berdurasi enam menit dan akan ditayangkan perdana di London Transport Museum tahun ini.

Di film tersebut, Serhani berbicara mengenai betapa dia mencintai pekerjaannya tersebut. Serhani telah bekerja sebagai supir bus selama 12 tahun. Baginya, penumpang bus bukan sekedar penumpang atau konsumen, namun juga teman dan keluarganya karena mereka adalah bagian dari kesehariannya.

Meskipun hidup tidak melulu menyenangkan bagi Serhani--sebagaimana juga orang pada umumnya, namun Serhani memiliki filosofi yang membuatnya senantiasa bahagia dan bahkan menularkan kebahagiaannya tersebut pada orang lain.

"Kamu memiliki dua pilihan; tersenyum dan melanjutkan hidup, atau menangis. Apapun yang kamu pilih, permasalahan hidup tetap ada di sana. Lalu, apa yang akan saya pilih? Tentu saja tersenyum," ungkap Serhani.

Orang-orang yang pernah disupiri Serhani dalam bus 214 tersebut ikut mengomentari film yang dibuat Bloom. Salah satu dari mereka berkata, "Dia adalah pria teramah yang pernah saya temui. Setiap saya menaiki bus-nya, atau melihat dia melintas, saya disapa oleh senyum ramahnya. Dia benar-benar bisa mengeluarkan energi positif dalam diri setiap orang. Saya sangat senang Joe membuat film tentangnya,". 

  Tag Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar