Yamaha Lexi

Wali Kota Bogor Sebut Pembunuhan Siswi SMK Bukan Soal Keamanan

  Kamis, 10 Januari 2019   Husnul Khatimah
Wali Kota Bogor, Bima Arya. (Husnul Khatimah/ayobandung)

BOGOR, AYOBANDUNG.COM--Kasus pembunuhan siswi Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) atas nama Andriana Yubelia Noven menyita perhatian publik sebab Noven dibunuh secara sadis dengan ditusuk oleh orang tak dikenal saat dirinya pulang dari sekolah.

Sadar akan besarnya perhatian publik terhadap kasus tersebut membuat Wali Kota Bogor Bima Arya getol memantau perkembangan kasus dengan mendatangi langsung TKP, kosan korban, sekolah korban, dan rumah sakit.

"Adanya kasus pembunuhan ini menjadi atensi kami karena ini menjadi perhatian publik, warga juga banyak yang berspekulasi jadi saya cek lansung TKP-nya, kosannya, sekolahnya, dan saya juga kumpulkan bhabinkamtibmas, lurah, camat, polres, danramil dan semuanya kita evaluasi keamanan di Kota Bogor," ujar Bima dalam wawancara eksklusif bersama Ayobogor.com di ruangan kerjanya, Rabu (9/1/2019).

Bima menilai kasus pembunuhan Noven bukan hanya terkait keamanan semata namun juga terkait dengan aspek pendidikan. Menurutnya, dari segi fasilitas keamanan di lapangan tercukupi karena terdapat sebanyak 24 kamera pengintai yang terpasang, yang merupakan swadaya masyarakat.

"Bagi kami ini bukan hanya soal aspek keamanan tapi juga aspek pendidikan dan pembinaan keluarganya, sekolahnya, ini penting. Dari aspek keamanan CCTV sudah sangat banyak di tempat itu, jadi ini bukan semata masalah keamanan tapi pendidikan dan pembinaan yang juga penting," terang Bima.

AYO BACA : Suster Asrama SMK Baranangsiang: Pacar Adriana Itu Orang Baik

Meski demikian, sambung Bima, pihaknya juga tidak akan mengenyampingkan soal perbaikan keamanan. Hal ini akan tetap dievaluasi agar semakin kuat ke depannya.

"Besok saya bersama Kapolres mengumpulkan aparatur tiga pilar Kapolsek, Danramil, bhabinkamtibmas, Babinsa semuanya kita kumpulkan untuk mengoordinasikan aspek keamanan dan ketertiban di kota Bogor," kata Bima.

Sementara itu,  terkait aspek pendidikan dan pembinaan, menurut Bima, penting untuk mendalami latar belakang pelaku untuk mengetahui apa yang terjadi pada pelaku dan lingkungannya untuk dijadikan bahan perbaikan ke depannya.

"Aspek pendidikan ini kita juga akan koordinasikan ke pihak sekolah agar memberikan imbauan kepada siswa-siswinya kalau pulang sekolah hindari tempat-tempat yang sepi," kata Bima.

Terkait kasus yang dialami Noven, berdasarkan informasi yang diterima, Bima menduga bahwa motif pembunuhan bukan akibat kejahatan sosial seperti perampokan tapi akibat masalah pribadi yang dialami antara pelaku dengan korban.

"Terkait penggungkapan kasus yang masih berjalan, kepada seluruh warga Bogor mari kita doakan saja korban, kemudian memberikan dukungan kepada keluarganya dan kepolisian agar bisa cepat terungkap dan agar kita bisa belajar dari kasus ini ke depannya apa yang sama-sama perlu kita perbaiki dan mari kita bersimpati dengan keluarganya dengan tidak menyebar foto-foto korban," tukas Bima.

AYO BACA : Suster Asrama SMK Baranangsiang Sebut Penikam Andriana Terlihat Sejak Senin

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar