Yamaha Aerox

Coba 6 Trik Tak Terduga Ini untuk Atasi Insomnia

  Kamis, 10 Januari 2019   Eneng Reni Nuraisyah Jamil
Ilustrasi insomnia.

LENGKONG, AYOBANDUNG.COM--Pada 1964, seorang pria berkebangsaan Amerika Serikat, Randy Gardner, menjadi orang pertama yang berhasil memecahkan rekor insomnia terlama dalam sejarah.

Gardner yang kala itu masih merupakan seorang pelajar SMA di San Diego tetap terjaga selama 264,4 jam (11 hari 25 menit) tanpa jeda. Tak pelak, insomnia ini memecahkan rekor sebelumnya, yakni 260 jam yang dipegang oleh disc jockey (DJ) Tom Rounds dari Honolulu, Hawaii.

Sejumlah orang berpendapat, fakta ini terbilang kasus yang langka. Namun di satu sisi, banyak masyarakat mengaku bahwa mereka juga menderita insomnia pada periode yang berbeda.

Sementara itu, beberapa ilmuwan mengemukakan, kurang tidur dapat memengaruhi bobot tubuh seseorang dan memantik pikiran negatif dalam hidup.

Akan tetapi, kamu yang mengalami insomnia tak perlu khawatir. Sebab para periset memberikan trik praktis tentang cara melawan gejala susah tidur. Menukil dari Bright Side, Kamis (10/1/2019), berikut 6 trik tak terduga untuk atasi insomnia.

Perhatikan Posisi Tidur
Jika kamu menghadapi masalah tidur, perhatikan pose tidur yang paling sering kamu pilih:

1. Telentang adalah salah satu cara terbaik untuk melawan insomnia, karena memungkinkan kepala, leher, dan tulang belakang untuk beristirahat dalam posisi netral. Meskipun posisi tersebut tidak begitu populer, spesialis yakin bahwa ini adalah salah satu pilihan terbaik untuk tidur yang sehat.

2. Posisi tidur fetal atau ibu hamil dapat membatasi pernapasan dan membuat tubuh merasakan nyeri sendi atau punggung di pagi hari. Posisi tidur fetal yaitu ketika kamu memiringkan badan dengan lutut ditekuk. Menurut statistik, posisi tidur fetal dipilih oleh 41 persen orang dewasa. Sementara itu, posisi ini sebenarnya hanya direkomendasikan untuk wanita mengandung, karena dapat meningkatkan sirkulasi udara dalam tubuh ibu dan janinnya. 

AYO BACA : Atasi Insomnia dalam Satu Menit

3. Tengkurap adalah posisi terburuk untuk menciptakan tidur yang sehat dan damai. Dalam posisi ini, seseorang akan kesulitan untuk menjaga tulang belakangnya agar tetap berada dalam kondisi netral. Saat ia tengkurap, kesehatan punggung dan lehernya akan memburuk. Selain itu, cara tidur ini dapat membuat sendi dan otot mati rasa, karena tekanan yang luar biasa pada tubuh.

Berapa Umur Kasurmu?
Kasur yang jelek juga dapat menyebabkan insomnia dan masalah tidur lainnya. Para ahli mengatakan, jika 'usia' kasur sudah lebih dari 7 tahun, segera ganti dengan yang baru.

Mengapa? Lantaran setiap anggota tubuh memberikan tekanan yang berbeda ketika tidur di atas kasur atau matras. Karena umur kasur yang 'uzur', kasur menjadi kehilangan kemampuannya untuk menopang tubuh dan menjamin tidur yang nyenyak.

Ada berbagai macam kasur yang nyaman yang dijual di pasar. Kamu dapat memilih opsi terbaik, tergantung pada bentuk tubuh kamu, masalah kesehatan yang kamu miliki, dan isi dompet.

Pakai Serbuk Tidur
Jika tidak dapat tidur sepanjang malam atau tiba-tiba terbangun pada dini hari, cobalah resep "serbuk tidur" ini. Kamu hanya membutuhkan dua bahan makanan dapur, yaitu gula tebu dan garam laut.

Kata ilmuwan, gula memiliki efek yang menenangkan, sementara garam laut dapat membantu tubuh untuk mengatur tingkat adrenalinnya.

Untuk membuatnya, makanlah campuran gula tebu dan garam laut. Ketika dua bahan tersebut masuk ke dalam mulut, jangan langsung ditelan. Emut untuk beberapa saat. Konon, tips ini bisa membantumu mengatasi insomnia.

Batasi Tidur Siang
Banyak dari kita berpikir bahwa tidur siang adalah cara yang baik agar kita bisa mengantuk cepat saat malam. Akan tetapi, tahukah kamu bahwa mitos ini salah?

AYO BACA : Insomnia? Tonton Film Paling Membosankan dan Bikin Ngantuk Ini

Tidur siang dapat menurunkan kualitas tidurmu pada malam hari. Namun jika kamu terbiasa untuk tidur siang, pastikan waktunya tidak terlalu lama.

Penelitian menunjukkan, mereka yang tidur siang selama lebih dari 2 jam atau tidur antara pukul 18.00 dan 21.00, memiliki kualitas tidur malam yang paling buruk.

Jika kamu tidak ingin mengambil risiko terkena insomnia, disarankan untuk tidur siang sebelum jam 6 sore dan hindari tidur siang lebih dari dua jam.

Konsumsi Makanan Pelawan Insomnia
1. Jika kamu mengalami kesulitan tidur, hal itu mungkin disebabkan oleh kurangnya kadar magnesium dalam tubuh. Magnesium --yang banyak ditemukan dalam bayam, kacang, alpukat, biji-bijian, dan produk lainnya-- mampu melemaskan saraf dan otot yang membantu tidur menjadi nyenyak. Selain itu, magnesium juga membantu mencegah kram kaki saat tidur, yang kerap menyebabkan terbangun saat malam.

2. Kacang chickpea, yang biasa disajikan dalam salad dan sup, kaya akan asam amino dan triptofan. Dua unsur ini dianggap sangat berharga untuk modulasi tidur.

3. Kiwi. Mengapa? Fitokimia yang ditemukan dalam buah khas Selandia Baru ini juga dapat membantumu tidur lelap.

Coba untuk Tetap Terjaga saat Mencoba Merem
Tips berikut ini mungkin terdengar aneh, yakni kamu harus mencoba tetap terjaga agar kamu mengantuk. Cara ini dianggap dapat membantumu untuk tertidur lebih mudah dan lebih lelap.

Teknik kognitif yang disebut paradoxical intention tersebut digunakan untuk mengobati berbagai masalah medis dan psikologis, termasuk insomnia. Cara ini terdiri dari fokus untuk tetap terjaga daripada merasa cemas saat mencoba tertidur.

Jadi, saat kamu mengalami masalah tidur, cobalah untuk membaca buku atau mendengarkan musik klasik. Jangan memikirkan apa pun. Fokuslah pada isi bacaan dan irama lagu yang didengar.

AYO BACA : Insomnia Bikin Perempuan Enggak Subur

  Tag Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar