Yamaha Lexi

Revitalisasi Pendidikan Untuk Masa Depan

  Senin, 07 Januari 2019   Dadi Haryadi
Seorang guru yang menginspirasi lewat media sosial, Deswita Misnar (48) sedang mengajar murid-muridnya. (Fathia Uqimul Haq/Ayobandung.com)

Seperti yang kita ketahui bahwa pendidikan adalah salah satu bagian terpenting dalam hidup kita, Di Indonesia sendiri, agar pendidikan ini berlangsung maka diperlukan sekali untuk memiliki suatu pondasi atau pijakan yang sangat kuat. Dalam hal ini, seorang guru dalam menjalankan perannya adalah sebagai seorang pendidik dan pembimbing bagi para peserta didiknya.

Oleh karena itu, tentunya seorang guru dituntut untuk dapat memahami tentang berbagai aspek yang terkait dengan tugasnya sehingga dapat menjalankan tugas dan perannya secara efektif, sebab nantinya seorang guru harus dapat memberikan kontribusi nyata bagi pencapaian tujuan pendidikan di sekolah. Di sinilah artiĀ  penting Pendidikan yang sebenarnya bagi seorang guru. Penguasaan guru tentang Pendidikan yang sebenarnya merupakan salah satu kompetensi yang harus dikuasai guru.

Namun dalam hal ini, ketika dilakukan wawancara ke beberapa SDN di Kota Bandung tentang pemahaman guru terhadap Pendidikan yang sebenernya, masih ada saja yang kebingungan ketika menjawabnya. Hal ini menjadi tanda tanya yang besar pastinya. Sebab harusnya seorang guru yang notabennya berperan sebagai seorang pendidik dan pembimbing bagi para peserta didiknya harus sudah memahami betul bagaimana Pendidikan yang sebenarnya itu.

AYO BACA : Tingkatkan Literasi Guru dengan #PijarIlmu

Namun, kenyataannya masih ada saja yang tidak memahami betul tentang bagaimana Pendidikan yang sebenarnya itu. Seharusnya, sebagai seorang pendidik sangat penting memahami suatu landasan kebijakan pendidikan untuk melaksanan Pendidikan yang sebenarnya yang sesuai dengan aturan yang berlaku, agar dapat tercapainya tujuan pendidikan yang berkualitas dan terarah.

Maka dari itu dapat disimpulkan bahwa pemahaman guru terhadap Pendidikan yang sebenernya belum merata sepenuhmya paham. Padahal, pendidikan yang sebenarnya adalah suatu dasar yang memiliki peran penting dalam pencapaian pendidikan. Dalam hal ini, harusnya menjadi tamparan keras bagi para guru terutama yang belum memahami betul bagaimana pendidikan yang sebenarnya. Sebab, seorang pendidik harusnya sudah paham betul dalam hal yang dasar ini.

Perlu kita ketahui, bahwa kualitas pendidikan di Indonesia masih menjadi perhatian. Hal ini terlihat dari banyaknya kendala yang mempengaruhi peningkatan kualitas pendidikan di Indonesia. Sehingga perlu diteliti dan dicermati lebih dalam lagi agar kelak bangsa Indonesia dapat meningkatkan kualitas pendidikan dengan lancar dan dapat bersaing di Era Globalisasi seperti sekarang ini.

AYO BACA : Ayo Pahlawan: Deswita Misnar, Guru yang Menginspirasi Lewat Media Sosial

Maka dari itu, solusi dalam masalah ini adalah dengan cara meningkatkan kualitas para pendidik kita di Indonesia. Karena penyampai informasi ilmu pengetahuan disekolah ada pada pendidik yaitu guru. Seorang guru dalam menyampaikan informasinya melalui interaksi langsung kepada para peserta didik pada proses belajar dan mengajar.

Inilah awal dari berkualitasnya pendidikan. Seorang guru harus mengetahui sejauh mana para peserta didik mampu menangkap, memahami dan menerapkan bahan-bahan ajaran dalam kurikulum pendidikan, begitu juga tidak terlepas dari metode penyampaian dan kompetensi yang dimiliki oleh para pendidik yaitu guru. Ini artinya, secara keseluruhan kualitas pendidikan berawal dari kualitas pembelajaran yang dilaksanakan oleh pendidik kita yaitu guru.

Oleh karena itu, seharusnya perlu adanya suatu media yang mampu memberikan pemahaman-pemahaman tentang seluk beluk pendidikan secara menyeluruh kepada semua guru agar para guru dapat memahami betul segala macam yang berkaitan dengan pendidikan. Agar seorang guru tidak hanya numpang nama saja dia sebagai seorang guru, tapi seorang guru yang perannnya sebagai pendidik dan pembimbing bagi para peserta didiknya dapat mampu memahami yang berkaitan dengan dasar pendidikan. Maka dari itu, pendidikan perlu adanya perevitalisasian demi pendidikan untuk masa depan.

Meisya Wulan Sari
\nMahasiswa UPI Kampus Cibiru

AYO BACA : Jawa Barat Kekurangan 50 ribu Guru

Tulisan adalah kiriman netizen, isi tulisan di luar tanggung jawab redaksi.

Ayo Menulis klik di sini

  Tag Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar