Yamaha Lexi

Banyak Alumni UIN Jadi Jurnalis, Uu Yakin Bisa Perangi Hoaks

  Minggu, 06 Januari 2019   Mildan Abdalloh
Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum usai menghadiri reuni akbar alumni Junalistik UIN Sunan Gunung Djati Bandung, Minggu (6/1/2019). (Mildan Abdalloh/Ayobandung.com)

CIBIRU, AYOBANDUNG.COM--Ribuan alumni Junalistik UIN Sunan Gunung Djati Bandung menggelar reuni akbar, Minggu (6/1/2019). Dalam reuini akbar tersebut, dilakukan deklarasi hantam hoak.

Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum yang menghadiri acara tersebut mengatakan, pihaknya sangat mendukung langkah yang dilakukan oleh alumni Junalistik UIN Bandung tersebut.

"Saya mendukung deklarasi hantam hoaks yang dilakukan dalam reuini akbar jurnalistik UIN Sunan Gunung Djati Bandung ini, karena meringankan beban kami dalam memerangi hoaks," tutur Uu.

AYO BACA : 28 Komunitas se-Kota Bandung Deklarasi Anti-Hoaks di CFD Dago

Pemerintah Jawa Barat kata Uu sedang menggalakan memerangi hoaks. Dia berharap dengan adanya deklarasi hantam haoks oleh alumni jurnalistik UIN Sunan Gunung Djati Bandung, bisa menambah pasukan perang terhadap berita bohong.

"Saya yakin, ini bukan hanya seremonial, apalagi banyak alumni UIN Sunan Gunung Djati Bandung yang menjadi junalis, baik itu wartawan maupun pemegang kebijakan media di Jawa Barat," katanya.

Jurnalis alumni UIN Sunan Gunung Djati Bandung, kata Uu mempunyai keunggulan lebih dibanding dengan pewarta dari perguruan tinggi lain.

AYO BACA : Kominfo Serahkan Hasil Identifikasi Hoaks 7 Kontainer Surat Suara ke Bareskrim

"Kami yakin wartawan keluaran UIN akan berbeda dengan keluaran yang lain, karena berlabel islam, sehingga keimanan dan ketakwaan yang dimiliki akan lebih," ujarnya.

Jurnalis lulusan UIN Sunan Gunung Djati Bandung, kata Uu diyakini tidak akan membuat berita yang belum jelas kebenarannya.

Uu melanjutkan, hoaks merupaakan bencana yang harus diperangi. Mengingat banyak pihak yang akan dirugikan dengan penyebaran berita bohong tersebut.

"Dengan hoaks ini banyak yang dirugikan, bukan hanya politisi, calon pemimpin, tapi masyarakat kecil juga dirugikan," katanya.

Pemerintah Povinsi Jawa Barat, lanjut Uu memberi perhatian lebih terhadap memerangi hoaks. Sehingga, program prioitas 100 hari kerja, salah satunya adalah perang terhaddap hoaks.

AYO BACA : Uu: Hentikan Hoaks Terhadap Jokowi

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar