Yamaha Lexi

28 Komunitas se-Kota Bandung Deklarasi Anti-Hoaks di CFD Dago

  Minggu, 06 Januari 2019   Nur Khansa Ranawati
Sebanyak 28 komunitas dan organisasi masyarakat se-Kota Bandung menggelar deklarasi Urang Bandung Anti Hoax di Taman Cikapayang dan area Car Free Day (CFD) Jalan Ir.H.Juanda, Minggu (6/1/2019). (Nur Khansa Ranawati/Ayobandung.com)

COBLONG, AYOBANDUNG.COM--Sebanyak 28 komunitas dan organisasi masyarakat se-Kota Bandung menggelar deklarasi Urang Bandung Anti Hoax di Taman Cikapayang dan area Car Free Day (CFD) Jalan Ir.H.Juanda, Minggu (6/1/2019). Dalam kesempatan tersebut, masyarakat yang tengah berolahraga dan beriwsata di area CFD turut membubuhkan tandatangan sebagai bentuk dukungan terhadap pemberantasan hoaks di Kota Bandung.

Wakil Wali Kota Bandung, Yana Mulyana mengatakan, dia mengapresiasi langkah yang diambil masyarakatnya untuk mendeklarasikan anti-hoaks. Pasalnya, tahun ini merupakan tahun krusial menjelang Pilpres dan Pileg, dimana hoaks rentan muncul berseliweran terutama di media sosial.

AYO BACA : Ngeri, Membayangkan Dampak Hoaks

"Masyarakat Kota Bandung saat ini cukup terusik dengan semakin banyaknya berita-berta hoaks, oleh karena itu kami berharap masyarakat Kota Bandung apabila menerima berita apapun untuk dapat ber-tabayyun dulu, untuk teliti dulu baru membagikannya lagi," ungkapnya ketika ditemui selepas acara.

Dia mengatakan, warga Kota Bandung telah memiliki rekam jejak yang baik dalam menyelenggarakan pesta demokrasi, sehingga dia berharap di tahun ini gelaran serupa dapat terselenggara dengan lancar tanpa terusik hoaks.

AYO BACA : Reuni, Jurnalistik UIN Bandung Deklarasi Lawan Hoaks

"Kita kemarin sudah buktikan bahwa masyarakat Kota Bandung adalah masyarakat yang dewasa dalam melakukan pesta demokrasi pada proses Piwalkot. Oleh karena itu, mari tahun ini kita sama-sama buktikan bahwa masyarakat Kota Bandung memang sudah dewasa dalam melaksanakan pesta demokrasi khususnya Pileg dan Pilpres," pesannya.

Ditemui dalam kesempatan yang sama, Kapolrestabes Bandung, Kombes Pol Irman Sugema mengatakan bahwa pihaknya mengapresasi warga Kota Bandung yang telah kritis dalam menyikapi hoaks. Dia juga berharap deklarasi ini dapat memantik komunitas lainnya untuk menyatakan sikap serupa.

"Ini wujud bahwa masyarakat Kota Bandung sangat kritis dalam menyikapi situasi dan kondisi yang ada. Mudah-mudahan ini mempelopori komunitas yang lain dan seluruh masyarakat Kota Bandung untuk gelorakan anti-hoaks agar kehidupan berbangsa dan bernegara tetap kondusif, terutama jelang puncaknya di April nanti, yaitu Pemilu 2019," ungkapnya.

Sementara itu, salah satu warga yang turut membubuhkan tanda tangan pada papan deklarasi "Urang Bandung Anti Hoax", Alfansyah (18) mengatakan bahwa dirinya berharap Kota Bandung dapat terbebas dari kabar-kabar bohong yang menyesatkan, terutama menjelang pemilu. Dia mengaku kerap mengecek sumber informasi terlebih dahulu sebelum megamini isi dari sebuah informasi.

"Saya mendukung deklarasi anti-hoaks. Jangan sampai di Kota Bandung kita dapat informasi-informasi yang enggak bener dari sumber yang tidak jelas, soalnya selama ini banyak banget muncul terutama di media sosial. Upaya saya sih selama ini suka megecek terlebih dahulu sumber info yang saya dapat," ungkapnya.

AYO BACA : Sinergi Perangi Bahaya Hoaks Jelang Pemilu

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar