Yamaha NMax

Bau Kaus Kaki Bisa Bikin Badan Sakit?

  Minggu, 06 Januari 2019   Nur Khansa Ranawati
Kaus Kaki. (Unsplash.com)

LENGKONG, AYOBANDUNG.COM--Bisakah aroma tak sedap yang dikeluarkan oleh kaus kaki bekas pakai membuat seseorang sakit? Nampaknya, bau kaus kaki memang bisa memberi dampak kesehatan bagi orang yang menghirupnya. Seorang pria di Tiongkok telah merasakan dampak buruk bagi kesehatan akibat kebiasaan tak lazimnya mencium bau kaus kaki.

Dilansir dari livescience.com yang menyadur China Pear Daily, Minggu (6/1/2019), pria berusia 37 tahun itu dirawat di rumah sakit setelah mengeluhkan sakit dada dan didiagnosis dengan infeksi jamur di paru-parunya. Menurut dokter yang merawatnya, infeksi tersebut disebabkan oleh spora jamur yang ia hirup dari kaus kakinya.

AYO BACA : Jual Kaus Kaki Bekasnya, Wanita Ini Peroleh Rp1,9 Miliar

Kemungkinan infeksi yang disebabkan kaus kaki memang bisa terjadi kendati dengan level kemungkinan yang sangat kecil. Seorang spesialis penyakit menular di Universitas Vanderbilt, William Schaffner megatakan, kasus yang menimpa pria asal Tiongkok tersebut terbilang akan sangat menarik jika benar-benar terbukti secara klinis.

"Secara biologis, adalah hal yang mungkin bagi seseorang untuk menderita infeksi paru-paru dengan menghirup spora jamur yang telah menumpuk di kaus kaki seseorang," kata Schaffner.

AYO BACA : 6 Manfaat Tidur Kaus Kaki Basah

Kasus infeksi paru-paru dari menghirup spora jamur memang pernah beberapa kali terjadi. Penjelajah gua, misalnya, menghadapi risiko infeksi yang disebut histoplasmosis. Kondisi ini disebabkan oleh terhirupnya spora jamur yang dapat ditemukan di kotoran kelelawar. Menghirup spora jamur dapat menyebabkan infeksi seperti flu dan demam.

"Kita tidak hidup di dunia yang steril, kita dikelilingi oleh bakteri dan jamur sepanjang waktu," ujar Schaffner. Kendati demikian, kondisi banyaknya bakteri ini bukan berarti akan membuat setiap orang rentan jatuh sakit.

Faktor yang membuat kasus lelaki Tiongkok ini mencuat ialah bahwa ia memiliki kebiasaan untuk meletakkan jamur yang menjadi sumber penyakit di depan hidungnya dan menghirupnya secara berulang-ulang dalam kurun waktu yang lama.

Schaffner juga melihat kemungkinan pria tersebut memiliki sistem kekebalan yang melemah sehingga membuatnya lebih rentan terhadap infeksi semacam itu. Dalam laporan berita lokal, dokter yang menangani pria itu juga mengatakan dia sangat mungkin memiliki sistem kekebalan yang lebih lemah disebabkan oleh kurangnya waktu istirahat karena harus merawat seorang anak.

Walau demikian, dia mengatakan, kasus pria Tiongkok tersebut memperkuat persepsi bahwa seseorang harus sering mencuci kaus kaki untuk menekan tingkat kemungkinan terjadinya infeksi akibat kondisi kaus kaki yang mengeluarkan bau tak sedap.

AYO BACA : Mudahnya Berwudu dengan Legging MyBamus

  Tag Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar