Yamaha NMax

Warga Mengantre untuk Foto Bersama Pemain Film Preman Pensiun

  Sabtu, 05 Januari 2019   Fathia Uqimul Haq
Para penggemar meminta foto pada Epy Kusnandar di Taman Alun-Alun Bandung, Sabtu (5/1/2019). (Fathia Uqim/ayobandung)

SUMUR BANDUNG, AYOBANDUNG.COM--Masyarakat menyemut di Taman Alun-Alun Bandung meski panas Kota Bandung menerjang.

Sejak pukul 09.00 WIB,  salah seorang warga bernama Nisa Azzahra (15) tetap setia melihat artis kesukaannya dalam serial Preman Pensiun yang tengah menggelar jumpa fans di sana. Tak pernah absen menonton serial televisi tersebut, ia kini bahagia sebab para pemainnya bisa dijumpai langsung.

"Lihat di Instagram katanya mau ke Alun-Alun jadi langsung ke sini," ujarnya,  Sabtu (5/1/2019). 

Saat Nisa melihat Epy Kusnandar, ia langsung meminta foto dan bersalaman. Kemudian dia pun bercengkrama meski sebentar karena banyak warga yang meminta foto pada "Muslihat". 

Dia mengapresiasi atas karya Aris Nugraha itu. Pasalnya, serial yang berlatar belakang di Bandung membuat dia semakin merasa dekat dengan para pemain. Bukan hanya Epy yang ia ajak berswafoto, Sandi Tile sang supir Almarhum Kang Bahar pun turut ia abadikan dalam gawainya. 

"Mereka ramah dan lucu, jadi seneng aja minta foto. Akhirnya bisa ketemu langsung,"  ujarnya.  

Begitu pun Dedi Nurahman (29) yang datang ke lapak tersebut untuk membeli baju Preman Pensiun.  Sambil bersalaman dengan para pemain, Dedi tak lupa meminta foto pada Sandi Tile. 

"Kang, mau foto, boleh?" ujarnya saat menyapa Sandi. 

AYO BACA : Preman Pensiun Promo Film sambil Jualan Baju di Alun-Alun

Setelah berfoto, ia pun bersalaman dan membeli baju Preman Pensiun yang digelar di pinggir Taman Alun-Alun Bandung.  

"Sekalian aja beli bajunya, bagus ya jadi promo ke jalan. Jadi kita juga tahu dan kenalan sama para pemain," kata dia. 

Koordinator Merchandise, Sandi Tile, mengaku telah bergerilya sejak kemarin untuk menyapa Warga Kota Bandung sambil mengajak nonton film. 

"Kita sudah izin untuk menggunakan Alun-Alun ke Mang Oded, sambil silaturahmi ke Balai Kota pas hari Jumat, Alhamdulillah Pak Wali menyambut dengan baik," katanya. 

Menurutnya, baju Preman Pensiun telah dijual sejak sebelum syuting film. Sebanyak 7000 buah baju telah habis dibeli masyarakat.  Bahkan, mereka pun menutup penjualan online lantaran stok semakin menipis. 

"Jadi bajunya buat jualan di sini, ini juga udah habis yang lengan panjang," ujarnya.  

Ia berharap dengan promo 'blusukan' ini mampu mengajak masyarakat untuk menonton filmnya. Melalui cara ini, warga semakin dekat dengan para pemain. 

"Di media kan sudah pasti ya biasa, kita inginnya promo gerilya ke pasar ke jalan naik angkot supaya ngajaknya kaya ke saudara sendiri," kata dia. 
 

  Tag Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar