Yamaha Aerox

67 Titik di Jalur KA Bogor-Sukabumi Rawan Longsor dan Banjir

  Kamis, 03 Januari 2019   Husnul Khatimah
Perbaikan jalur KA Bogor-Sukabumi. (Husnul Khatimah/Ayobogor.com)

BOGOR, AYOBANDUNG.COM--Hujan deras yang mengguyur wilayah Bogor pada Rabu (2/1/2019) menyebabkan empat titik di Jalur Kereta Api Lintas Bogor-Sukabumi longsor sehingga tidak bisa dilewati hingga sekarang.

Senior Manager Humas Daop 1 Jakarta PT KAI, Edy Kuswoyo mengatakan jalur kereta lintas Bogor berdasarkan pantauan pihaknya memang rawan terjadi longsor, banjir dan tanah ambles.

AYO BACA : Perbaikan, Jalur Kereta Api Lintas Bogor-Sukabumi Masih Terputus

"Rawan longsor, rawan banjir, rawan amblas karena memang tanahnya labil jadi Bogor-Sukabumi rawan ya," ujar Edy ditemui di lokasi longsor jalur kereta api, Kamis (3/1/2018) sore.

Setidaknya pihak PT KAI mencatat ada sebanyak 67 titik yang dinilai rawan dengan pembagian 44 titik rawan longsor, 7 titik rawan banjir dan 16 titik rawan tanah amblas.

AYO BACA : Sempat Hambat Kereta, Longsor Pijakan Jembatan Cikadongdong Sudah Teratasi

Edy menuturkan titik yang dinilai rawan longsor banyak terdapat di antara Stasiun Bogor hingga Stasiun Maseng. "Dari Bogor sampai batu tulis itu rawan longsor ada 5 titik termasuk ini. Sampai Maseng itu ada 31 rawan longsor," terang Edy.

Meski cukup banyak titik yang dinilai rawan longsor namun Edy memastikan bahwa jalur tersebut tetap aman untuk dilewati sebab pemantauan dan perawatan jalur rutin dilakukan oleh PT. KAI terhadap titik yang rawan.

"PT KAI ada tim pemeriksa jalan, kejadian longsor kemarin juga laporannya dari mereka, tugas mereka memang memeriksa dan memastikan jalur kereta api tetap aman dilintasi, dan perlu diketahui longsor kemarin karena curah hujan yang tinggi jadi ada air yang menggenang disini sehingga longsor," tukas Edy.

AYO BACA : PT KAI Nyatakan Jalur Selatan Sudah Bisa Dilalui Kereta Api dan Aman

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar