Yamaha NMax

Wagub Uu: Masjid Harus Beri Pengaruh dan Warna Positif Bagi Umat

  Senin, 31 Desember 2018   Nur Khansa Ranawati
Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum melantik kepengurusan baru Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Attaawun Cisarua Bogor dan masjid Rhaudatul Irfan Sukabumi, di Aula Barat Gedung Sate Bandung, Senin (31/12/2018). (Dok Humas Pemprov Jabar)

BANDUNG WETAN, AYOBANDUNG.COM--Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum melantik kepengurusan baru Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Attaawun Cisarua Bogor dan masjid Rhaudatul Irfan Sukabumi, di Aula Barat Gedung Sate Bandung, Senin (31/12/2018).

DKM Attaawun kini diketuai oleh KH Ahmad Kosasis dan H Fauzhul Akbar menjadi ketua DKM Rhaudatul Irfan sesuai dengan Surat Keputusan Badan Pengelola Islamic Center Jawa Barat No 060/Kep.4-BPIC/2018.

AYO BACA : Apresiasi Santri, Wagub Jabar Serahkan Hadiah MQK

Dalam sambutannya, Wagub Uu mengatakan, sesuai dengan visi Jawa Barat Juara Lahir Batin, masjid harus menjadi tempat inkubasi bagi munculnya ide pemikiran yang menjadikan Jabar sebagai pusat peradaban tidak hanya Indonesia namun dunia. Tujuannya menjadikan masjid sebagai pendorong ekonomi umat dan membesarkan para pengusaha muslim untuk bisa bersaing di era kini.

"Peluncuran kredit Mesra baru-baru ini menegaskan kebijakan Pemprov Jabar akan pelantikan ini," kata Uu.

AYO BACA : 3 Pesan Wagub Jabar untuk ASN di 2019

Saat ini di Indonesia diperkirakan terdapat lebih dari 800 ribu masjid. 90 persennya dibangun atas inisiatif masyarakat, sedangkan masjid yang dikelola pemerintah jumlahnya masih sedikit. Untuk itu Uu berharap, masjid yang dikelola Pemprov Jabar seperti masjid Attaawun dan Rhaudatul Irfan bisa menjadi role model bagi masjid lainnya dan agen perubahan yang menyebarkan kebaikan dan uswatun hasanah.

"Semoga pengurus baru bisa meneruskan dan meningkatkan kinerja pengurus sebelumnya juga menjadikan masjid kembali memberi pengaruh dan warna positif bagi umat," tegas Uu.

Menjadi pengurus masjid, kata Uu, memiliki nilai ibadah yang luar biasa dihadapan Allah SWT dan manusia. Selain tempat ibadah shalat, masjid juga berfungsi sebagai tempat belajar dan berinteraksi sosial.

"Masjid harus difungsikan tidak hanya tempat ibadah yang Habluminallah tapi juga Habluminannas," katanya.

AYO BACA : 100 Hari, Emil-Uu Gagas 17 Program dan 40 Proyek

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar