Yamaha Lexi

5 Kuliner Hits di Bandung Sepanjang 2018

  Senin, 31 Desember 2018   Fathia Uqimul Haq
Ilustrasi 5 kuliner hits sepanjang 2018. (Pixabay)

LENGKONG, AYOBANDUNG.COM—Di tahun 2018, orang-orang terus berusaha mencapai impiannya. Beberapa di antaranya tercapai dan terus melaju. Dari sektor kuliner di Kota Kembang, para pengusaha terus berlomba agar produknya bisa hits di masyarakat. Namun, ada pula yang gulung tikar di tengah jalan.

Di Bandung sendiri ada beberapa makanan yang hits namun redup kemudian. Ada juga yang masih bertahan hingga kini. Lantas, apa saja kuliner hits sepanjang 2018 yang sempat meramaikan Kota Bandung?

1. Mango Sticky Rice

Makanan khas Thailand ini sempat viral di Bandung. Para pengusaha pun "latah" menjual mago sticky rice ini di mana-mana. Bahkan ada yang memasang kedai daringnya di aplikasi pemesanan makanan.

Mangga yang dicampur ketan dan santan atau susu ini sempat jadi dessert wajib milenial. Beberapa kedai pun melakukan variasi terhadap dessert ini agar tetap diminati. Misalnya, santan diganti dengan kuah susu, kuah green tea, atau taro. Terkadang bukan mangga lagi yang jadi pendamping ketan, melainkan buah naga. 

2. King Mango

AYO BACA : Menikmati Sajian Khas Medan di Bandung

Jus mangga dengan potongan buah tersebut dan krim di atasnya jadi minuman ter-hits sepanjang awal tahun.

Berawal dari sebuah kedai King mango di Jakarta, minuman ini akhirnya dibuat produsen di berbagai kedai di Bandung. Jus mangga yang kental dengan wadahbesar ditaburi potongan mangga manis membuat udara kota yang panas menjadi terasa bersahabat.

Tak hanya itu, krim di atasnya pun membuat satu wadah King Mango sangat penuh. Tak heran, segelas King Mango bisa dijual Rp25.000 sampai Rp 50.000-an, lho

3. Banana Nugget

Pisang yang diolah jadi nugget ini sempat menggegerkan khazanah kuliner Bandung Raya. Rasanya, banyak gerai baru bermunculan untuk menjual banana nugget. Apalagi, soal taburan (topping) dan rasa yang banyak membuat para pencinta kuliner makin tertarik untuk membeli makanan ini.

Banana nugget ini adalah pisang di-blender lalu dikukus setelah menjadi adonan. Kemudian adonan pisang dipotong-potong dan dimasukkan ke dalam taburan tepung roti. Setelah itu, pisang digoreng ke minyak panas dan ditiriskan.

AYO BACA : Miranda, Kuliner Hits Waroeng Japan Sunda di Majalaya

Setelah diangkat, pisang diberi rasa cokelat, green tea, taro, tiramisu, keju, dan berbagai taburan seperti almond atau oreo. Harganya bermacam-macam, mulai dari Rp15.000 sampai Rp50.000 per wadah.

4. Es Kepal Milo

Dessert khas Malaysia ini juga membuat kota Bandung penuh dengan lapak es kepal milo. Mulai dari es kepal yang benar-benar diberi baluran milo sampai divariasikan dengan susu dancow dan perasa lainnya.

Variasi lain yang dilakukan seperti menambah taburan corn flakes, choco chip, koko krunch, hingga jelly. Tak sulit menemukan gerai es kepal milo di Bandung karena hampir di setiap sudut kota atau gang-gang rumah membuka lapak es kepal milo, seperti lapak tukang seblak. Namun, semakin hari es kepal milo semakin surut. Makanan ini mulai tergantikan dengan kuliner lainnya.

5. Donat Indomie

Awalnya donat indomie ini laku keras di sebuah gerai di Australia. Lantas, masyarakat Indonesia yang mengenal Indomie lebih lama lantas membuat donat indomie. Cangkang plastik mi itu sendiri dibuat sebagai wadahnya.

Tak heran, kuliner Bandung pun "gagap" dengan membuat donat indomie.

Indomie goreng ini direbus kemudian diaduk dengan bumbunya. Lalu, mi dikukus di wadah kue yang menyerupai donat supaya ada lubang di tengah. Setelah padat, mie dibalur dengan tepung roti kemudian digoreng. Kalau sekarang, masih ada enggak ya donat indomie ini? 

AYO BACA : 5 Destinasi Kuliner di Liburan Sekolah

  Tag Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar