Yamaha

BNNK Bogor Ungkap 8 Kasus Jaringan Narkoba Sepanjang 2018

  Rabu, 26 Desember 2018   Husnul Khatimah
Kepala BNNK Kabupaten Bogor Nugraha Setya Budi.(Husnul)

BOGOR, AYOBANDUNG.COM--Badan Narkotika Nasional Kabupaten Bogor mengungkap delapan kasus jaringan narkoba sepanjang 2018 di wilayah kerjanya yakni Kota dan Kabupaten Bogor.

Kepala BNNK Kabupaten Bogor Nugraha Setya Budi mengatakan, pengungkapan kasus tersebut meningkat dibandingkan tahun sebelumnya.

"Tahun sebelumnya yang hanya enam jaringan sekarang delapan kasus jaringan Narkoba," ujar Nugraha saat ditemui di kantornya, Rabu (26/12/2018).

AYO BACA : Cara Pemkot Bandung Berantas Narkoba di Wilayahnya

Dari delapan kasus jaringan tersebut pihaknya mengamankan sebanyak 526,01 gram narkotika jenis sabu, dan 46,9 kilogram ganja. Keseluruhan barang bukti telah diserahkan dan dimusnahkan oleh BNNP Jawa Barat.

"Selama 1 tahun itu dari delapan kasus jaringan narkoba yang kita ungkap diamankan 10 orang tersangka," ucap Nugraha.

Dia mengatakan, keseluruhan pelaku yang ditangkap merupakan bandar narkoba dalam skala yang tidak besar. Rata-rata para pelaku yang ditangkap berusia 30 hingga 34 tahun.

AYO BACA : Razia di Tempat Hiburan Malam, 11 Orang Positif Narkoba

Menurut Nugraha, pelaku yang ditangkap beragam mulai dari pemain lama hingga pemain baru dengan memakai pola peredaran yang juga relatif baru.

"Kalau pola peredaran narkoba itu berubah setiap saat, setiap waktu karena memang pengedar pastinya mempelajari bagaimana aparat hukum menindak mereka agar mereka aman," tutur Nugraha.

Dia mengatakan, pengungkapan kasus jaringan narkoba tersebut merupakan bentuk keseriusan BNNK Bogor dalam upaya untuk memutus mata rantai pemasok narkoba mulai dari produsen sampai pada jaringan pengedarnya.

Ke depan pihaknya akan terus melakukan penindakan terhadap para pelaku narkoba, termasuk menggencarkan upaya pencegahan seperti melakukan penyuluhan tentang bahaya narkoba kepada masyarakat.

"Kami tidak akan segan-segan melakukan tindakan tegas dan terukur kepada para penjahat narkoba," katanya.

AYO BACA : Kejari Bandung Musnahkan Barang Bukti Kejahatan Senilai Rp21 Miliar

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar