Yamaha

Mahasiswa UPI Mengabdi di Suku Che Wong Bersama UiTM Malaysia

  Senin, 24 Desember 2018   Adi Ginanjar Maulana   Netizen
Mahasiswa UPI Mengabdi di Suku Che Wong Bersama Mahasiswa UiTM Malaysia

Suku Che Wong ialah salah satu dari enam suku orang asli Malaysia yang bertempat di Kuala Gandah, Lanchang, Pahang, Malaysia. 

Suku Che Wong hidup dengan cara berburu dan tinggal di rumah tradisional yang dibangun sederhana menggunakan kayu dan dedaunan. 

Tempat tinggal mereka berdekatan dengan Pusat Konservasi Gajah Kebangsaan Kuala Gandah, sehingga pengetahuan dan pendidikan mengenai tanggung jawab pelestarian gajah dibutuhkan bagi Suku Che Wong sebagai orang asli yang mendiami tempat tersebut. 

Kesadaran mengenai pelestarian hewan ini tentunya juga dibutuhkan bukan hanya untuk orang asli, tetapi juga untuk seluruh masyarakat supaya bisa bersama – sama melestarikan gajah di Kuala Gandah, Pahang, Malaysia.

Novia Cindelaras Pratama, mahasiswi Departemen Ilmu Komunikasi UPI turut serta dalam pengabdian terhadap pendidikan orang asli Suku Che Wong, dalam program Care For The Giant. 

Program yang diselenggarakan mahasiswa Fakulti Komunikasi dan Pengajian Media Universiti Teknologi Mara (UiTM) Malaysia ini dilaksanakan pada Sabtu, 9 Desember 2018 di Kampung Sungai Enggang, Pahang, Malaysia. 

Sebanyak 30 mahasiwa dan 30 anak- anak Suku Che Wong berpartisipasi, tujuannya untuk pembelajaran dan peningkatkan kesadaran dalam melestarikan gajah di Pusat Konservasi Gajah Kebangsaan Kuala Gandah.

Program ini merupakan salah satu program yang dicanangkan untuk menyelesaikan FYP atau Final Year Project dalam mata kuliah PR Counselling Project dari mahasiswa tingkat ahir Public Relations di UiTM.

“Program ini sangat bermanfaat bagi banyak pihak, bukan hanya untuk Suku Che Wong, tapi juga kami sebagai mahasiswa. Saya sangat beruntung bisa ikut serta dalam program ini,” ujar Novia di Kampung Sungai Enggang. 

Sebagai mahasiswi yang sedang mengikuti program exchange student di UiTM, kesempatan untuk berpartisipasi dalam program Care For The Giant ini sangatlah berharga bagi pengalaman belajar Novia selama di Malaysia. 

“Program ini melibatkan 30 orang mahasiswa termasuk satu mahasiswa internasional asal Indonesia. Program kami juga mendapat dukungan dari pemerintah dengan kerjasama melalui badan pemerintah Jabatan Kemajuan Orang Asli (JKOA), dan National Elephant Conservation Center (NECC),” jelas M. Syahriel Azniel (23) saat diwawancara TV1 RTM, di Kampung Sungai Enggang, Malaysia.

Menurut penasehat program, Shira Haniza Yaakop (47), program Care For The Giant dan pengabdian kepada masyarakat selama dua hari itu merupakan inisiatif mahasiswa public relation untuk menerapkan kesadaran mengenai aktivitas konservasi serta meningkatkan hubungan kemasyarakatan bersama orang asli.

“Di Indonesia mahasiswa memang sudah banyak terlibat di kegiatan pengabdian kepada masyarakat. Tema yang sering diangkat kebanyakan adalah mengenai lingkungan, pendidikan dan kesejahteraan masyarakat. Namun, memang kegiatan yang bertemakan kepedulian terhadap hewan masih jarang ditemui, padahal Indonesia merupakan negara yang sangat kaya akan pesona fauna yang harus dilestarikan,” tambah Novia. 

Ia pun berharap program tersebut bisa menginspirasi mahasiswa Indonesia lainnya supaya bisa mencanangkan hal serupa mengenai pelestarian hewan yang disertai dengan pengabdian kepada masyarakat. 

Novia Pratama
Mahasiswa Ilmu Komunikasi UPI Bandung

Tulisan adalah kiriman netizen, isi tulisan di luar tanggung jawab redaksi.

Ayo Menulis klik di sini.

  Tag Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar