Yamaha NMax

Temu Kangen, Unpas Gelar Reuni Akbar Pertama di 2018

  Minggu, 16 Desember 2018   Eneng Reni Nuraisyah Jamil
Ikatan Keluarga Besar Alumni (IKA) Universitas Pasundan (Unpas) menggelar reuni akbar di Kampus IV Unpas Jalan Setiabudi, Kota Bandung, Minggu (16/12/2018). (Eneng Reni Nuraisyah Jamil/Ayobandung.com)

SETIABUDI, AYOBANDUNG.COM--Merekatkan tali silaturahmi dan nostalgia, Ikatan Keluarga Besar Alumni (IKA) Universitas Pasundan (Unpas) menggelar reuni akbar pertamanya di 2018.

Reuni akbar kali ini mengangkat tema Kampung Pasundan dengan tajuk 'Menjalin Silaturahmi dan Solidaritas Bersama untuk Mewujudkan Unpas Menjadi Pilihan Pasti Setiap Generasi". Reuni akbar tersebut berlangsung di Kampus IV Unpas Jalan Setiabudi, Kota Bandung, Minggu (16/12/2018).

Ketua Pelaksana Reuni Akbar Unpas 2018, Sutrisno menyampaikan, berdasarkan data pendaftaran peserta reuni akbar kali ini berhasil mengumpulkan 6.600 almamater dari seluruh lulusan 1960-2018. Adapun jumlah tersebut belum termasuk 1.700 alumni yang mendaftar di jalur pendaftaran elektronik dan On The Spot (OTS). Apalagi diakui Trisno, kegiatan ini merupakan kali pertama Unpas menggelar reuni akbar sehingga antusiasme para alumni sangat positif. 

AYO BACA : Alhamdulillah Reuni 212 Selesai Tanpa Sokongan Politik

"Karena baru pertama kali digelar, jadi wajar para alumni ini sangat kangen ingin bertemu dengan teman-teman yang berpuluh-puluh tahun tidak betemu. Reuni ini juga dihadiri seluruh almamater dari berbagai provinsi di Indonesia. Dari luar pulau juga sebentar lagi akan hadir," ungkap sutrisno saat ditemui di sela acara, Minggu (16/12/2018).

Sementara itu, Sutrisno menyebut kegiatan ini juga dirangkaikan dengan bazar Kampung Pasundan, sebagai wadah promosi produk bisnis para alumni Unpas. Alhasil selain wadah temu kangen, reuni akbar ini menjadi energi positif bagi keluarga besar Unpas untuk membangun jejaring. 

"Kenapa kita pilih tema "Kampung Pasundan". Karena mapyoritas mahasiswa unpas berasal dari perkampungan, berbagai daerah, dan suku. Namun, begitu berkumpul berkuliah dengan nama Pasundan, mereka membaur sehingga dengan tema ini menghangatkan dan mengingatkan kembali rasa memiliki mereka terhadap Unpas," katanya.

AYO BACA : Viking Unpas, Kelompok Suporter Intelek yang Jadi Panutan Mahasiswa

Dalam kesempatan yang sama, Ketua Umum Ikatan Keluarga Alumni (IKA) Unpas, Subur Dwiono menyampaikan dengan digelarnya reuni akbar kali ini, kontribusi alumni dapat diapresiasi. Lantaran di lingkungan masyarakat,  peran serta alumni cukup berpengaruh untuk membangun citra kampusnya. Reuni akbar kali ini juga diharapkan bisa membentuk jaringan dan link bagi alumni lainnya. 

"Konsep hari ini reuni bareng-bareng. Untuk tahun ini kita pilih reuni bareng agar silaturahminya lebih jauh daripada reuni prodi, fakultas, atau angkatan. Karena output reuni ini, kami ingin membangun lintas jaringan baik yang bersifat bisnis, kerja sama, maupun di level karir," lanjutnya.

Pasalnya Subur menyebut, salah satu indikator Unpas maju dapat dilihat dari peran posisi almamaternya di masyarakat. Alhasil IKA Unpas Ini, kata Subur, bisa selalu eksis dan memberikan kontribusi baik bagi masyarakat maupun almamater.

"Tentu reuni akbar ini tidak akan berlangsung setiap tahun, karen antarprodi, fakultas, dan angkatan sudah sering melakukannya. Mungkin, reuni akbar ini per lima tahun supaya ada keberlanjutan, temasuk kerja sama, dan jaringan yang dibentuk," lanjutnya.

Bukan hanya itu, Reuni Akbar Unpas 2018 juga memberikan penghargaan dan apresisiasi bagi para almamater yang telah berkontribusi dalam mengharumkan, membangun, dan menjaga citra almamater Unpas. Penghargaan ini diberikan bagi para almamater berprestasi yang mengabdi di berbagai bidang seperti, birokrasi, akademi, laboratorium dan peneliti, serta aktivitas kemahasiswaan.

AYO BACA : Rektor Unpas Sebut Kampus Tak Tahu Dania ke Semeru

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar