Yamaha Aerox

Pakai Pelatih asing atau Lokal? Ini Jawaban Manajemen Persib

  Jumat, 14 Desember 2018   Eneng Reni Nuraisyah Jamil
Komisaris PT Persib Bandung Bermartabat, Kuswara S. Taryono

BANDUNG WETANAYOBANDUNG.COM--Perombakan bakal dilakukan Persib Bandung menyambut awal musim 2019. Beberapa pemain anyar akan didatangkan, termasuk pelatih baru. 

Setelah manajemen resmi memutus kontrak Mario Gomez, posisi tersebut sementara diambil oleh Yaya Sunarya dan Anwar Sanusi, yang sebelumnya menjabat sebagai asisten pelatih. Yaya dan Anwar akan mempersiapkan Persib untuk menghadapi 32 besar Piala Indonesia.

AYO BACA : Ini Fokus Jangka Pendek Persib di Musim 2019

Mengenai sosok pelatih baru Persib, Komisaris PT Persib Bandung Bermartabat Kuswara S. Taryono mengaku, persoalan itu masih dalam tahap pembahasan manajemen.

"Belum bisa bilang, masih dalam tahap. Intinya kita insyaallah sedang bergerak cepat. Makin cepat makin bagus. Pararel dengan rekrut pemain. Sementara itu, untuk Piala Indonesia fokus dulu dengan dua pelatih yang ada. Pak Yaya, Pak Anwar. Saya kira mereka bisa karena mereka tahu karakternya pemain," ungkap Kuswara di Gedung Sate, Jumat (14/12/2018).

AYO BACA : Ridwan Kamil Guyur Bonus Rp200 Juta untuk Maung Ngora

Kuswara menyebut, sejumlah kandidat pelatih sudah menjadi bahan pertimbangan manajemen. 

"Belum (mengerucut pada satu nama), tapi intinya kita ingin yang terbaik karena tetap kita berkeinginan musim depan kita ingin juara. Jadi sabar dulu, mudah-mudahan dalam jangka waktu dekat sosoknya sudah ada, dikasih tahu," lanjutnya.

Di sisi lain, ketika ditanya sosok pelatih anyar itu merupakan pelatih asing atau lokal, Kuswara enggan menjawab. Dia hanya mengatakan, pelatih asing atau lokal, juru taktik tersebut harus bisa membawa gelar juara untuk Persib Bandung.

"Asing atau lokal intinya yang terbaik untuk meraih juara. Karena ke depan kan kita ingin meraih juara senior. siapa pun pelatihnya pokoknya yang terbaik. Jadi kita tunggu saja dulu," pungkasnya.

AYO BACA : Kim Pilih Habiskan Libur Kompetisi bersama Keluarga di Jerman

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar