Yamaha Aerox

OPOP, Program Pemprov Jabar untuk Membuat Pesantren Mandiri

  Rabu, 12 Desember 2018   Mildan Abdalloh
Peluncuran program One Pesantren One Product (OPOP). (Mildan Abdalloh/ayobandung)

RANCABALI, AYOBANDUNG.COM--Gubernur Jawa Barat meluncurkan program Pesantren Juara di Ponpes Al Itifaq, Kecamatan Rancabali, Kabupaten Bandung. Salah satu program unggulan dalam pesantren juara adalah One Pesantren One Product (OPOP).

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengatakan, dengan OPOP pihaknya mendorong kemandirian ekonomi bagi pesantren.

"Di Jawa Barat terdapat 9.000 pesantren yang bisa melakukan pengembangan ekonomi melalui OPOP," tutur Emil, Rabu (12/12/2018).

AYO BACA : Ridwan Kamil Luncurkan Pesantren Juara di Rancabali, Ini Keunggulannya

Jika satu pesantren mempunyai satu produk sebagai landasan ekonomi, ke depan pesantren tidak akan mengandalkan 100% pembiayaan dari anggaran pemerintah.

Dia mencontohkan, pesantren Al Itifaq yang sudah mandiri dalam ekonomi karena mempunyai sejumlah produk, salah satunya pertanian.

"Jika Al Itifaq sudah bisa mendapat pendapatan Rp200juta/bulan, kenapa tidak dikembangkan di seluruh pesantren se-Jawa Barat," ujarnya.

AYO BACA : Pondok Al Basyariyah, Lembur Ilmu Wahana Disiplin Santri

Jika pesantren sudah bisa mandiri secara ekonomi, biaya pendidikan di sana bisa digratiskan, tidak mengandalkan pemerintah dan sumbangan orang tua.

Menurut Emil, ada sejumlah produk yang bisa dikembangkan di pesantren, tergantung dari potensi yang dimiliki, baik potensi pertanian, konveksi, penerbitan atau potensi lainnya yang bisa meningkatkan pemberdayaan ekonomi.

"Tidak akan memaksakan jenisnya, yang penting bisa menghasilkan ekonomi dan cocok dengan karakter pesantren," ujarnya.

Pemprov jabar akan melakukan pendampingan, pelatihan, dan pemasaran bagi pesantren untuk bisa menghasilkan minimal sebuah produk unggulan.

Dalam melakukan produksi, pesantren bisa memberdayakan sumber daya yang dimiliki, baik santri maupun masyarakat sekitar.

AYO BACA : Pemprov Jabar Gelar Kompetisi Khusus Santri

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar