Yamaha Lexi

Cicip 3 Fusion Food Andalan Lafee Creative Food & Lounge

  Rabu, 12 Desember 2018   Fathia Uqimul Haq
Balado Chicken Tapi Steak. (ayobandung.com/Fathia Uqimul Haq)

COBLONGAYOBANDUNG.COM--Seperti namanya, Lafee Creative Food & Lounge punya makanan kreatif yang dipadupadankan dari dua budaya. Namun, rasanya dapat dikatakan berhasil karena salah satunya saus yang menjadi perantara rasa itu. 

Restoran ini terletak di jantung Kota Bandung, wilayah yang menjadi perburuan para pelancong, yaitu Jalan Ir. H. Juanda. Tak sulit menemukannya karena tempatnya berjejer dengan outlet ternama. 

Lafee memiliki menu menarik. Dengan harga yang terjangkau, Lafee mencoba menyediakan rasa apik dari kombinasi makanan timur dan barat. Berikut 3 fusion food yang bisa kamu coba saat bertandang ke Lafee:

1. Balado Chicken Tapi Steak

AYO BACA : Jiewa Vieri Berbagi Tips Mengambil Foto Instagramable di Kafe

Unik juga nama menu ini. Sepiring steak dari dada ayam dengan bumbu balado menjaga khas Indonesia. Lafee sengaja mengeluarkan menu ini lantaran tidak ingin seperti steak pada umumnya. Kebaruan ini menjadi andalan bagi Lafee untuk tetap menjaga lidah Indonesia namun dikemas dalam steak.

Dada ayam yang dipanggang dengan lumuran sambal balado pada umumnya dibanderol Rp58.000. Chef sengaja menaruh tulang di pinggir daging supaya pelanggan yang suka dengan tulang bisa menikmatinya di suapan terakhir. Bagi yang tidak suka tulang, tak perlu khawatir karena tulang mudah untuk dipotong dan dinikmati. 

Tak hanya itu, kentang yang ditaruh di bawah steak juga berbeda. Kentang buatan Lafee memiliki metode tumbuk dan diambil dari kentang standar Eropa. Kentang kemudian dipanggang dengan rempah-rempah yang membuat smashed potato ini lebih terasa dengan porsi yang cukup besar. 

2. Oxtail Tomyum

AYO BACA : 10 Manfaat Kacang Polong yang Jarang Diketahui

Semangkuk sop buntut ini terlihat berbeda dari sop buntut biasanya. Kuah tomyum yang bumbunya didatangkan langsung dari Thailand membuat sop buntut ini terasa asam dan pedasnya, seperti di negara aslinya. Sama seperti sop buntut di Indonesia, hanya perpaduan saus asli Thailand ini memiliki ragam rasa dari gurih, asin, asam, dan pedas. 

Isi semangkuk oxtail tomyum adalah tomat, jamur champignon, 250 gram buntut, jeruk, serai, dan kecombrang. Rempah-rempah inilah yang membuat air sup menjadi kental dan kaya rasa. Pedasnya pun tidak terlalu menyala sehingga bisa dimakan oleh siapa saja. 

3. Pecking Duck

Menu bebek pun tak ketinggalan. Lafee menyediakan seporsi bebek yang berbeda dari menu bebek pada umumnya. Bebek impor dari Singapura ini dihidangkan seperempatnya yang mencapai 2,4 kilogram. Alasan mengimpor bebek dari negeri singa karena bebek dalam negeri tidak memiliki daging yang cukup penuh dan besar. 

Perbedaan lainnya berada di rempah-rempah yang tidak dipakai di tempat lain. Bebek dengan standar bebek peking ini pun punya cita rasa yang kaya, paduan antara Chinese dan Indonesian food.

Bebek ini direbus selama 2 jam dengan rempah-rempah kemudian digoreng. Hasil akhirnya, bebek memiliki luaran yang garing dengan tekstur dalam yang juicy atau basah dan empuk. Dalam seporsi bebek terdapat nasi, kerupuk, dan urab. Tersedia juga dua sambal yaitu sambal bali dan sambal terasi.

AYO BACA : Sejuknya Menyepi di Warung Kopi Pasir Bentang

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar