Yamaha NMax

Hubungan Kata Idiot dengan Donald Trump

  Rabu, 12 Desember 2018   Andres Fatubun
Hasil pencarian kata

JAKARTA, AYOBANDUNG.COM--Dalam sidang House Judiciary Committee, Selasa (11/12/2018) waktu AS, CEO Google Sundar Pichai diminta menjelaskan alasan pencarian gambar Google untuk kata "idiot" yang memunculkan gambar Donald Trump.

Pertanyaan itu datang dari perwakilian distrik California, Zoe Lofgren, yang mencoba menyanggah gagasan bahwa Google secara politik memanipulasi hasil pencarian.

"Saat ini, jika Anda meng-Google kata 'idiot' di gambar, gambar Donald Trump muncul. Saya baru saja melakukannya. Bagaimana itu bisa terjadi?" tanya Lofgren, dikutip dari The Verge, Rabu (12/12/2018).

AYO BACA : Bintang Porno AS Ceritakan Kisah Intim Bersama Donald Trump

Pichai menjelaskan, setiap kali orang mengetik kata kunci, Google menyusuri miliaran laman (situs web) yang telah tersimpan di indeks.

"Dan, kami mengambil kata kunci dan mencocokkannya dengan halaman mereka dan memberi peringkat berdasarkan lebih dari 200 sinyal--hal-hal seperti relevansi, paling baru, popularitas, bagaimana orang lain menggunakannya," ujar Picahi.

"Dan, berdasarkan itu, pada waktu tertentu, kami mencoba memberi peringkat dan menemukan hasil pencarian terbaik untuk pertanyaan itu," sambung dia.

AYO BACA : Menakar Kesehatan Donald Trump dari Kebiasaan Makannya yang Aneh

Selanjutnya, Pichai mengatakan, Google mengevaluasi hasil pencarian dengan penilai eksternal, dan mereka mengevaluasinya ke pedoman yang objektif.

"Dan, begitulah cara kami memastikan prosesnya berhasil," tambahnya.

Pada awal tahun ini, ramai diberitakan tentang Trump dalam hasil pencarian "idiot". Dari pantauan Antara, Rabu (12/12/2018) pagi, Trump masih mendominasi hasil pencarian gambar dengan kata "idiot".

Trump bukanlah presiden pertama yang mengalami hal tersebut. Pada pertengahan tahun 2000-an, penelusuran untuk kata "miserable failure" memunculkan hasil tentang presiden George W. Bush.

Dalam hal ini, Google meyakinkan bahwa gambar Trump adalah apa yang diinginkan kebanyakan orang ketika mereka menelusuri "idiot", dengan menaikkan atau menautkan ke unggahan dengan kombinasi kata dan gambar tersebut, demikian The Verge.

AYO BACA : Donald Trump dan Kim Jong Un Menandatangani Dokumen Penting

  Tag Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar