Yamaha Mio S

Peringati Hakordia, Kanwil DJP Jawa Barat I Perkuat Integritas

  Selasa, 11 Desember 2018   Dadi Haryadi
Kepala Kanwil DJP Jawa Barat I, Yoyok Satiotomo. (Dok Humas DJP Jabar I)

LENGKONG, AYOBANDUNG.COM--Kanwil DJP Jawa Barat I bersama KPP Madya Bandung menggelar acara dalam rangka memperingati Hari Antikorupsi Sedunia (Hakordia) di aula Kanwil DJP Jawa Barat I, Senin (10/12/2018). Kegiatan yang bertemakan ‘Bangun Negeri Tanpa Korupsi’ ini diikuti seluruh pegawai.

Acara diisi dengan materi komitmen antikorupsi sekaligus penguatan integritas yang dibawakan langsung oleh Kepala Kanwil DJP Jawa Barat I, Yoyok Satiotomo.

Selain itu, Yoyok juga menyampaikan bahwa kinerja Joint Analysis antara Kanwil DJP Jawa Barat I dengan Bea Cukai Jawa Barat telah mencapai target. "Pencapaian tertinggi jika dibandingkan dengan Kanwil DJP di Jawa Barat lainnya yaitu telah mencapai 200%," ujarnya seperti dalam keterangan resmi yang diterima Ayobandung.com, Selasa (11/12/2018).

AYO BACA : Penerimaan Pajak Kanwil DJP Jabar I Capai 77%

Dalam kesempatan ini, Kepala Bagian Umum Kanwil DJP Jawa Barat I Liza Khoironi menyampaikan beberapa prestasi yang berhasil diraih Kanwil DJP Jawa Barat I di antaranya penghargaan sebagai Unit Pelaksana Forensik Digital Terbaik 2017 dan 2018 dan Juara I lomba film pendek memperingati hari anti korupsi sedunia (Hakordia) 2018 yang diselenggarakan @DitjenPajakRI.

Film berjudul “klandestin” itu berhasil menjadi yang terbaik diantara 37 film lainnya. Pengumuman film berdurasi 6 menit yang bertemakan Wistleblowing System (WBS) sebagai pemenang diselenggarakan di Kantor Pusat DJP di Jakarta pada Kamis, (6/12/2018) lalu.

Selain itu, KPP Madya Bandung berhasil mendapatkan penghargaan dar Kementerian Keuangan sebagai salah satu Unit Kerja yang memenuhi kriteria sebagai unit kerja yang menerapkan Zona Integritas dan Wilayah Bebas dari Korupsi di lingkungan Kemenkeu.

AYO BACA : DJP Jabar I dan Media Bangun Sinergitas Soal Pengamanan Penerimaan Pajak

Sementara itu, pembicara DR. Tauhid Nur Azhar mengatakan bahwa selama ini terdapat paradigma yang mengatakan penyebab korupsi diantaranya adanya peluang, objek, integritas personal, dan pengawasan yang kurang. Namun faktanya korupsi masih marak terjadi.

"Ada faktor lain yang lebih berpengaruh, yaitu Needs/kebutuhan. Kebutuhan tersebut bervariasi sesuai dengan tingkat spiritualitas seseorang. Semakin tinggi spiritual seseorang, maka semakin tinggi tingkat kendali dirinya,” ujar Tauhid.

Menurutnya, tingkat spiritualitas seseorang sejalan dengan pengetahuannya. “Seharusnya, semakin expert dan confidence kita, spiritual kita semakin baik, maka kualitas kontrol diri kita juga berbanding lurus, sehingga jauh dari semata-mata mengikuti keinginan duniawi saja, namun ilmu dan kompetensi kita mengarahkan kita untuk selalu menuju kebaikan,” jelasnya.

Pihaknya berharap semoga semua penghargaan yang diterima ini dapat semakin memperkuat komitmen seluruh pegawai di lingkungan Kanwil DJP Jawa Barat I untuk tetap menjaga integritas dalam menjalankan tugas yang diamanahkan.

AYO BACA : Kanwil DJP Jabar 1 Dorong UMKM Naik Kelas

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar